IDI RAYEK - Polres Aceh Timur belum berhasil mengungkapkan kasus penembakan yang menewaskan Muklisin, warga Kecamatan Idi Rayek, 6 Desember lalu. Kabid Humas Polda Aceh…
IDI RAYEK – Polres Aceh Timur belum berhasil mengungkapkan kasus penembakan yang menewaskan Muklisin, warga Kecamatan Idi Rayek, 6 Desember lalu.
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Goenawan mengatakan, saat ini tim kepolisian sedang melakukan pengembangan terhadap kasus itu. Tim kepolisian, kata dia, masih bekerja di lapangan untuk mengungkap kasus tersebut.
“Masih pemeriksaan saksi-saksi dan lidik (penyelidikan, red) pelaku,” tulis Goenawan menjawab portalsatu.com via pesan singkat, Senin, 12 Desember 2016.
Goenawan mengaku pihaknya belum mengantongi nama pelaku pembunuhan itu.
Sementara itu, banyak warga Aceh Timur termasuk keluarga korban berharap kepolisian segera menangkap pelaku, sehingga terungkap secara jelas motif kasus pembunuhan tersebut.
Diberitakan sebelumnya, Mukhlisin, 31 tahun, warga Kuala Idi, Kecamatan Idi Rayek, ditemukan meninggal dunia di Gampong Meunasah Keutapang, Kecamatan Darul Aman, Aceh Timur, Selasa, 6 Desember 2016. (Baca: Diduga Ditembak, Satu Warga Idi Ditemukan Tewas Berlumuran Darah)
Menurut keterangan warga setempat, saat Mukhlisin ditemukan dalam kondisi bersimbah darah, di dekatnya ada seorang anak yang diperkirakan masih berumur 5 tahun. Bocah itu menangis di samping korban. “Diduga kuat penembakan tersebut sempat dilihat oleh anaknya. Sekarang anak itu telah diambil keluarganya,” ujar salah seorang warga lainnya di lokasi itu.(Baca: Mukhlisin Diduga Ditembak Depan Anaknya)[]