MEDAN – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan pekerja dan pembangunan keluarga melalui kolaborasi strategis bersama Perwakilan Badan Kependudukan…
MEDAN – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan pekerja dan pembangunan keluarga melalui kolaborasi strategis bersama Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sumatera Utara. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait implementasi Program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA), yang digelar di Aula BKKBN Sumut, Senin, 6 April 2026.
Program TAMASYA merupakan inisiatif BKKBN untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih suportif bagi para orang tua, khususnya pekerja dengan anak usia dini. Sebagai bentuk implementasi nyata, Pertamina melalui Fuel Terminal Medan telah menggandeng dua Tempat Penitipan Anak (TPA), yaitu TPA Azhari Education dan UPTD PS Anak Balita Medan. Kedua fasilitas itu menyediakan layanan pengasuhan yang aman, edukatif, dan berkualitas bagi anak-anak karyawan.
Fuel Terminal Manager Medan, Kilbergen Wilton Gultom, Senin, mengatakan, kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam menciptakan keseimbangan antara produktivitas kerja dan tanggung jawab keluarga.
“Kehadiran fasilitas pengasuhan yang terpercaya memungkinkan pekerja untuk tetap fokus bekerja tanpa mengabaikan peran sebagai orang tua,” kata Wilton.
Kepala Perwakilan BKKBN Sumatera Utara, Dr. Fatmawati, menekankan bahwa taman asuh terstandarisasi di lingkungan kerja merupakan solusi strategis dalam menjawab tantangan kependudukan sekaligus memperkuat institusi keluarga. Program TAMASYA dinilai mampu mendukung para ibu bekerja, agar tetap produktif tanpa harus meninggalkan tanggung jawab pengasuhan anak.
“Kolaborasi ini diharapkan memberikan dampak positif berkelanjutan, tidak hanya dalam meningkatkan kinerja dan loyalitas karyawan, tetapi juga sebagai investasi jangka panjang untuk mencetak generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan unggul,” ujar Fatmawati.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menyebutkan, program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun ekosistem kerja yang inklusif dan ramah anak. Kesejahteraan karyawan, termasuk dukungan terhadap keluarga, berpengaruh langsung terhadap produktivitas dan kinerja perusahaan.
Lanjut Fahrougi, inisiatif ini juga sejalan dengan upaya Pertamina dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada poin kehidupan sehat dan sejahtera, kesetaraan gender, serta pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.[]