BANDA ACEH – Majelis Pemuda Aceh Melayu Raya (MARA) menggelar diskusi “Teror Pilkada dan Polemik Kupiah Merah” di Keude Kupi Aceh, Banda Aceh, Rabu, 18 Januari 2017 siang.
Diskusi ini menghadirkan beberapa narasumber dari kalangan akademisi, seperti Effendi Hasan, Sa'id Muniruddin, Husaini Ibrahim, dan Zubaidah.
Dalam siaran persnya, panitia menyebutkan diskusi ini dilaksanakan untuk menyikapi polemik kupiah merah yang menyebabkan batalnya debat kandidat di Pidie. Diskusi ini dimulai sekitar pukul 14.30 WIB dan dihadiri belasan undangan dari kalangan mahasiswa, pers, dan akademisi.
Pakar politik dari Unsyiah, Effendi Hasan, dalam pemaparannya menyayangkan apabila debat kandidat di Pidie dibatalkan hanya karena salah satu pasangan calon menggunakan seragam berciri khas kelompok tertentu, apalagi cuma sebatas warna pakaian. Dia mencontohkan seperti kejadian di Pidie.
Seperti diketahui, KIP Pidie melarang salah satu pasangan calon bupati dan wakil Bupati Pidie karena menggunakan kopiah merah untuk ikut serta dalam debat kandidat. Padahal, menurutnya kopiah merupakan karakteristik muslim di Aceh sudah sejak lama.