ADVERTISEMENT 728 × 90

Pemerintah Aceh Rapid Test 1.500 Warga Pidie, Paling Banyak untuk Dayah

1 views 2 menit baca

SIGLI – Pemerintah Aceh menargetkan rapid test Covid-19 bagi 1.500 warga Kabupaten Pidie. Rapid test dilakukan untuk perugas kesehatan, kalangan dayah dan pedagang. Hal itu dilakukan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

Dari 1.500 orang yang di-rapid test, paling banyak targetnya adalah untuk kalangan dayah dengan total 500 orang. Sementara dari perkantoran pemerintah hanya 200 orang, pedagang 300 orang,  supermarket 200 orang dan petugas kebersihan 300 orang.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas  Kesehatan  Pidie, Efendi, didampingi Penanggung Jawab Dinas Kesehatan Aceh Program Rapid Test untuk Kabupaten Pidie, Emil Salim, kepada portalsatu.com, Rabu, 10 Juni 2020.

“Sesuai surat gubernur, Kabupaten Pidie dijatahkan 1.500 orang untuk rapid test. Kita sudah data semuanya mulai dari perkantoran, dayah, pedagang, supermarket dan petugas kebersihan,” kata Efendi.

Ditargetkan rapid test bisa tuntas dalam dua minggu secara bertahap mulai hari ini. Rapid test dipusatkan di Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit Tgk. Chik Ditiro serta Rumah Sakit Abdullah Syafi'i di Pidie. 

Hari ini,  lanjut Efendi, dilakukan rapid test terhadap 156 petugas kesehatan dan kebersihan dari 26 Puskesmas di 23 kecamatan.  Setiap Puskesmas dijatahkan lima petugas kesehatan dan satu petugas kebersihan.

“Setiap Puskesmas diminta enam orang yang selama ini berhubungan langsung dengan pelayanan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan Orang Dalam Pemantauan (ODP),” papar Kadiskes Pidie.

Jika nantinya hasil rapid test menunjukkan positif atau reaktif, lanjut Efendi, akan dilanjutkan uji swab di Balitbang Kesehatan Aceh.

Penanggung Jawab Dinas Kesehatan Aceh untuk Program Rapid Test Kabupaten Pidie,  Emil Salim, mengatakan kali ini pihaknya membawa 480 alat rapid test ke Kabupaten Pidie.  Sebelumnya juga sudah dikirim sebanyak 380 alat rapid test melalui Dinas Kesehatan Pidie.

“Selain 480 alat rapid test hari ini,  kita sudah kirimkan sebelumnya sebanyak 380 alat. Nantinya akan minta pertanggungjawaban rekap dari Dinas Kesehatan Pidie,” ungkap Emil Salim.[]

# Pemerintah Aceh # pidie # rapid test
MURTI ALI LINGGA

MURTI ALI LINGGA

Jurnalis & kontributor di Portalnews.

Lihat semua artikel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *