TERKINI
NEWS

Pembangunan Pagar Masjid Teupin Raya Butuh Dana Rp1,3 M Lebih

SIGLI - Panitia pembangunan Masjid Baitul Istiqamah Teupin Raya, Kecamatan Glumpang Tiga, Pidie, ingin membangun pagar masjid tersebut. Kebutuhan dana  diperkirakan senilai Rp1,3 miliar lebih.…

ZIKIRULLAH ALFARISI Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 1.6K×

SIGLI – Panitia pembangunan Masjid Baitul Istiqamah Teupin Raya, Kecamatan Glumpang Tiga, Pidie, ingin membangun pagar masjid tersebut. Kebutuhan dana  diperkirakan senilai Rp1,3 miliar lebih.

“Program panitia tahun 2017 ini yang pertama sekali adalah (pembangunan) pagar masjid, mengingat program yang lain, Alhamdulillah hampir selesai,” ujar Tgk. Mansur Ibrahim, Ketua Panitia Pembangunan Masjid Baitul Istiqamah Teupin Raya kepada portalsatu.com usai salat Idulfitri, Ahad, 25 Juni 2017.       

“Dan bila dibandingkan dengan pembangunan masjid ini yang sudah begitu indah, ka ta eu pageu hana sesuai le. Ka lage ureung lheuh sok baje jas kana dasi-dasi, bak gaki ka silop, kon hana cocok le (kita lihat kondisi pagar sudah tidak layak lagi. Sudah seperti orang memakai jas lengkap dengan dasi, di kakinya sandal, kan tidak cocok lagi),” kata Tgk. Mansur menamsilkan.       

Tgk. Mansur menyebutkan, pagar yang ada saat ini dengan kondisi dinilai tidak layak lagi merupakan konstruksi yang dibangun pada masa lampau atau ketika masih bangunan masjid lama. “Bangunan lama sudah direnovasi, dilakukan panitia lama sampai terbentuk panitia baru, sehingga kondisi bangunan masjid saat ini tampak lebih indah. Kapasitas atau daya tampung dalam masjid ini sekitar 5.000 orang (jemaah),” ujarnya.               

Ia juga menjelaskan, sebelumnya semua bagian teras masjid itu di kanan dan kiri rusak akibat bocor. “Menurut tim ahli dari Unsyiah dan konsultan-konsultan lain yang kita undang mengatakan semua (bagian teras) harus dibongkar. Alhamdulillah, mampu dilakukan oleh tukang dan sudah selesai,” kata Tgk. Mansur.   

     

Tgk. Mansur melanjutkan, saat ini tersedia dana dalam jumlah yang minim hasil sumbangan masyarakat yang akan digunakan untuk memulai pembangunan pagar masjid tersebut. Namun, kata dia, karena kebutuhan dana tergolong besar, sehingga panitia pembangunan masjid berharap kepada masyarakat Teupin Raya termasuk yang bermukim di luar Pidie alias di perantauan untuk  dapat membantu dana sesuai kemampuan masing-masing.

“Kebutuhan dana untuk pembangunan pagar berdasarkan master plan yang sudah kita buat, lebih Rp1,3 miliar. Panjang (pagar masjid) sekitar 120 meter,” ujarnya.                                                 

Tgk. Mansur menceritakan, sebenarnya tahun lalu ada alokasi anggaran dari dana aspirasi anggota DPR Aceh untuk masjid kebanggaan masyarakat Teupin Raya ini. Akan tetapi, tidak dapat dicairkan lantaran terjadi kesalahan penulisan nama kecamatan oleh pihak eksekutif. Tertulis Kecamatan Teupin Raya, seharusnya Glumpang Tiga. “Barosa memang na dana aspirasi dewan tingkat satu, ternyata ka salah di pihak pelaku kebijakan, ka meutuleh inan bantuan untuk Masjid Baitul Istiqamah Teupin Raya Kecamatan Teupin Raya, ban dieu bak kamus ka hana Kecamatan Teupin Raya, sehingga dana nyan ka hana le,” katanya.

Panitia pembangunan masjid ini berharap agar dana aspirasi anggota DPRA itu dapat dialokasikan kembali dalam Perubahan APBA 2017 agar dapat dicairkan dan digunakan untuk pembangunan pagar.[](idg)

ZIKIRULLAH ALFARISI
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar