TERKINI
NEWS

Pegawai RSUD Muyang Kute Mogok Kerja

REDELONG – Jajaran Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muyang Kute, Kabupaten Bener Meriah, melakukan mogok kerja pada Jumat, 3 Maret 2017. Mereka turut membentangkan spanduk…

DATUK HARIS MOLANA Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 889×

REDELONG – Jajaran Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muyang Kute, Kabupaten Bener Meriah, melakukan mogok kerja pada Jumat, 3 Maret 2017. Mereka turut membentangkan spanduk pemberitahuan tanpa pelayanan medis di depan pagar RSUD tersebut.

Belum diketahui penyebab mogok kerja dan siapa pelaku pemasangan spanduk tersebut. Berdasarkan informasi yang diterima wartawan diduga kuat aksi mogok kerja ini, dilatarbelakangi belum dibayarnya honor tenaga medis dalam beberapa bulan terakhir.

Aksi mogok kerja ini membuat para pasien meninggalkan ruangan. Mereka terpaksa keluar karena tidak mendapat pelayanan medis secara ekstra.

Sebagian diantara pasien juga mengambil rujukan ke pelayanan kesehatan terdekat.

Sekretaris Daerah Bener Meriah, Ismarissiska mengaku telah berkoordinasi dengan manajemen RSUD Muyang Kute menanggapi aksi mogok kerja ini. “Ya benar seperti itu, sudah kita koordinasikan sama mereka (Manajemen RSUD-red),” kata Ismarissiska.

Secara terpisah, Direktur RSUD Munyang Kute Bener Meriah, dr. Erlisa Lisik Miko, mengaku belum mengetahui penyebab terjadinya mogok kerja itu. Namun, katanya, aktivitas pelayanan kesehatan masih berjalan normal hingga Kamis, 2 Maret 2017 malam.

Dia mengakui gaji honor daerah, TC dan BPJS belum dicairkan sejak Oktober 2016 lalu. Dari tiga sumber gaji itu, katanya, mekenisme pembayaran sepenuhnya diatur instansi masing-masing. Dia mencontohkan seperti honor daerah yang sepenuhnya diserahkan pada kebijakan daerah. Hal sama juga berlaku dengan BPJS, yang hingga saat ini belum dicairkan.

“Ini lagi rapat dengan pemerintah daerah, nanti saya kabari hasilnya,” kata dr. Erlisa Lisik Miko.[]

DATUK HARIS MOLANA
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar