Karya: Jamaluddin Sulaiman* Di bawah kepemimpinan seorang yang penakut, ribuan pasukan akan berubah jadi sekumpulan para pengecut Gunung, akan mudah dilalui dan juga dengan mudah…
Karya: Jamaluddin Sulaiman*
Di bawah kepemimpinan seorang yang penakut, ribuan pasukan akan berubah jadi sekumpulan para pengecut
Gunung, akan mudah dilalui dan juga dengan mudah samudra bisa diseberangi jika pemimpin yang berjalan di depan tahu strategi dan berani
Tanah tanpa pemimpin yang kuat akan dijajah akan diubah peradabannya oleh asing
Perang akan diselesaikan bila pasukan atau pemimpin tidak lalai berebut bingkisan bungkusan jebakan mutiara di perjalanan
Kekuatan akan memuncak dikala pemimpin dan pasukan satu barisan saling berjalan bersama menaklukkan tantangan
Dalam barisan perang semakin banyak orang baik yang gugur semakin mendekatnya musuh mencapai kursi istana
Pasukan yang tak dididik akhlak akan menjadi penjahat namun sulit bisa dihukum disebab mendapat perlindungan negara Rakyat akan kehilangan hak dalam kehidupan setelah dipimpin oleh seorang yang tamak dan kuat
Pemimpin bisa menjadi seorang yang menyelamatkan atau yang menindas pasukannya demi kepentingan pribadi
Dalam perang, kedustaan seorang pemimpin akan samar tertutupi oleh beberapa tampilan kesuksesan kerja di medan perang namun kebohongannya akan jelas terlihat saat negeri damai dilingkupi kekayaan harta benda, ia lalai.
Pemimpin,
Ia yang memiliki segala keahlian, keberanian dan bijak, lagi yang bertauhid beriman ikutilah dia.[]