TERKINI
EKBIS

Pangdam Apresiasi Program Tanam Padi Tiga Kali Setahun di Aceh Selatan

TAPAKTUAN - Panglima Kodam Iskandar Muda, Mayjen TNI Tatang Sulaiman mengapresiasi program Pemkab Aceh Selatan bersama para petani setempat telah berhasil melakukan penanaman padi dan…

BOY NASHRUDDIN Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 4 menit
SUDAH DIBACA 527×

TAPAKTUAN – Panglima Kodam Iskandar Muda, Mayjen TNI Tatang Sulaiman mengapresiasi program Pemkab Aceh Selatan bersama para petani setempat telah berhasil melakukan penanaman padi dan panen bagah sebanyak tiga kali dalam setahun. Dia berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi contoh yang harus diikuti oleh seluruh petani di Provinsi Aceh khususnya Aceh Selatan dalam rangka mewujudkan program ketahanan pangan secara nasional.

Hal itu disampaikan Mayjen TNI Tatang Sulaiman disela melakukan penanaman padi serentak bersama Bupati Aceh Selatan, Kadis Pertanian Provinsi Aceh, Staf Ahli Kementerian Pertanian serta sejumlah pejabat lainnya di Desa Kuta Trieng, Kecamatan Labuhanhaji Barat, Sabtu 29 Oktober 2016.

“Keberhasilan ini merupakan sebuah kebanggaan tersendiri bagi kita semua, sebab disaat daerah lain masih melakukan tanam padi maksimal dua kali dalam setahun, Aceh Selatan sudah berhasil melakukan tanam padi tiga kali setahun, ini merupakan prestasi yang luar biasa,” kata Mayjen TNI Tatang Sulaiman.

Pangdam berharap, keberhasilan yang telah diraih tersebut terus dikembangkan secara lebih maksimal lagi ke depannya sehingga cita-cita ingin mewujudkan Kabupaten Aceh Selatan sebagai sentra produksi gabah terbesar di Aceh dapat terlaksana.

Menurutnya, dalam tahun 2016 ini pihaknya bersama instansi terkait dan masyarakat petani telah berhasil membuka lahan sawah baru seluas 2.500 hektar di lima kabupaten dalam Provinsi Aceh. Meskipun Kabupaten Aceh Selatan belum melakukan pembukaan lahan baru, namun berdasarkan hasil pembicaraan pihaknya dengan Bupati Aceh Selatan HT Sama Indra, pada tahun depan daerah tersebut juga akan memprogramkan pembukaan lahan sawah baru serta memanfaat seluruh lahan telantar menjadi lahan produktif.

Untuk menyukseskan program ketahanan pangan di Aceh, sambung Pangdam, pihaknya telah menginstruksikan seluruh jajaran TNI AD mulai dari Korem, Kodim khususnya petugas Babinsa dimasing-masing Koramil bersama instansi terkait agar terus melakukan pendampingan terhadap petani. “Upaya pendampingan yang kita lakukan tidak hanya difokuskan terhadap peningkatan produksi tapi juga terhadap pengembangan luas lahan khususnya terhadap program upaya khusus Padi, Jagung dan Kedelai (Upsus Pajale),” sebutnya.

Dalam kesempatan itu, Pangdam IM Mayjen TNI Tatang Sulaiman menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak merasa heran dan terkejut ketika melihat banyak prajurit TNI yang setiap harinya turun langsung ke sawah-sawah masyarakat untuk melakukan pendampingan terhadap petani.

Langkah itu, menurutnya, merupakan perintah langsung Presiden Joko Widodo melalui Panglima TNI dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan ditanah air. Dia menyatakan, untuk menyukseskan program tersebut pemerintah pusat telah mengalokasikan anggaran yang sangat besar yang digunakan antara lain untuk pembukaan lahan sawah baru, pembangunan bendungan dan irigasi serta pengadaan peralatan pertanian dan sebagainya.

“Dalam kesempatan ini, saya memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran TNI dan pihak Dinas Pertanian termasuk para penyuluh yang selama ini telah berkontribusi maksimal menyukseskan program tersebut. Khusus kepada jajaran prajurit TNI, saya himbau agar bekerjalah secara tulus dan ihklas sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, percayalah bahwa kerja keras saudara-saudara sekalian sangat bermakna bagi masyarakat dan bangsa tercinta ini. Sebab jika ekonomi masyarakat sudah kuat dengan sendirinya TNI juga ikut kuat karena bentuk peperangan zaman sekarang sudah bukan lagi perang menggunakan senjata melainkan perang pangan dan kekuatan ekonomi,” tegasnya.

Bupati Aceh Selatan HT Sama Indra mengatakan, dari 18 kecamatan di daerah itu baru Kecamatan Labuhanhaji Barat yang telah mampu melaksanakan tanam padi sebanyak tiga kali dalam setahun. Karena itu, pihaknya telah menjadikan kecamatan tersebut sebagai proyek percontohan bagi kecamatan lainnya.

“Kami yakin berkat dukungan dari semua pihak, wilayah Kecamatan Labuhanhaji Raya yang terdiri dari tiga kecamatan ini akan terwujud tanam padi tiga kali setahun. Namun untuk wilayah kluet raya masih satu kali setahun sedangkan wilayah Kecamatan Meukek, Sawang dan Samadua masih dua kali setahun,” ungkap bupati.

Terhadap kecamatan yang belum menjalankan tanam padi tiga kali setahun, sambung Bupati, pihaknya terus mendorong petani setempat untuk merubah kebiasaan lama tersebut yang masih tanam padi sekali setahun menjadi tiga kali.

“Kami yakin, dengan telah dilihat hasil produksi petani Labuhanhaji Barat ini, akan memotivasi mereka untuk turut melakukan tanam padi tiga kali setahun,” ujarnya.

Pantauan dilapangan, meskipun kondisi cuaca sedang diguyur hujan namun Pangdam Mayjen TNI Tatang Suaiman, Bupati  Aceh Selatan HT Sama Indra, Danpomdam IM Kol CPM Kemas Ahmad Yani, Danrem 012 Teuku Umar Kolonel Inf Djaka Budi Utama, Staf Ahli Kementerian Pertanian Ir Mukti Sarjono MSc, Kadis Pertanian Aceh Prof Abu Bakar Karim bersama istri masing-masing terlihat langsung turun ke lahan sawang melakukan pencangan penanaman padi serentak pada musim tanam rendengan tahun 2016/2017 di Desa Kuta Trieng, Kecamatan Labuhanhaji Barat.[]

Laporan Hendrik

BOY NASHRUDDIN
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar