TAPAKTUAN – Panglima Kodam Iskandar Muda, Mayjen TNI Tatang Sulaiman mengapresiasi program Pemkab Aceh Selatan bersama para petani setempat telah berhasil melakukan penanaman padi dan panen bagah sebanyak tiga kali dalam setahun. Dia berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi contoh yang harus diikuti oleh seluruh petani di Provinsi Aceh khususnya Aceh Selatan dalam rangka mewujudkan program ketahanan pangan secara nasional.
Hal itu disampaikan Mayjen TNI Tatang Sulaiman disela melakukan penanaman padi serentak bersama Bupati Aceh Selatan, Kadis Pertanian Provinsi Aceh, Staf Ahli Kementerian Pertanian serta sejumlah pejabat lainnya di Desa Kuta Trieng, Kecamatan Labuhanhaji Barat, Sabtu 29 Oktober 2016.
Keberhasilan ini merupakan sebuah kebanggaan tersendiri bagi kita semua, sebab disaat daerah lain masih melakukan tanam padi maksimal dua kali dalam setahun, Aceh Selatan sudah berhasil melakukan tanam padi tiga kali setahun, ini merupakan prestasi yang luar biasa, kata Mayjen TNI Tatang Sulaiman.
Pangdam berharap, keberhasilan yang telah diraih tersebut terus dikembangkan secara lebih maksimal lagi ke depannya sehingga cita-cita ingin mewujudkan Kabupaten Aceh Selatan sebagai sentra produksi gabah terbesar di Aceh dapat terlaksana.
Menurutnya, dalam tahun 2016 ini pihaknya bersama instansi terkait dan masyarakat petani telah berhasil membuka lahan sawah baru seluas 2.500 hektar di lima kabupaten dalam Provinsi Aceh. Meskipun Kabupaten Aceh Selatan belum melakukan pembukaan lahan baru, namun berdasarkan hasil pembicaraan pihaknya dengan Bupati Aceh Selatan HT Sama Indra, pada tahun depan daerah tersebut juga akan memprogramkan pembukaan lahan sawah baru serta memanfaat seluruh lahan telantar menjadi lahan produktif.
Untuk menyukseskan program ketahanan pangan di Aceh, sambung Pangdam, pihaknya telah menginstruksikan seluruh jajaran TNI AD mulai dari Korem, Kodim khususnya petugas Babinsa dimasing-masing Koramil bersama instansi terkait agar terus melakukan pendampingan terhadap petani. Upaya pendampingan yang kita lakukan tidak hanya difokuskan terhadap peningkatan produksi tapi juga terhadap pengembangan luas lahan khususnya terhadap program upaya khusus Padi, Jagung dan Kedelai (Upsus Pajale), sebutnya.
Dalam kesempatan itu, Pangdam IM Mayjen TNI Tatang Sulaiman menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak merasa heran dan terkejut ketika melihat banyak prajurit TNI yang setiap harinya turun langsung ke sawah-sawah masyarakat untuk melakukan pendampingan terhadap petani.
Langkah itu, menurutnya, merupakan perintah langsung Presiden Joko Widodo melalui Panglima TNI dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan ditanah air. Dia menyatakan, untuk menyukseskan program tersebut pemerintah pusat telah mengalokasikan anggaran yang sangat besar yang digunakan antara lain untuk pembukaan lahan sawah baru, pembangunan bendungan dan irigasi serta pengadaan peralatan pertanian dan sebagainya.