Bukan bermaksud untuk menakut-nakuti para single, tapi pada kenyataannya menikah itu bukan sesuatu hal yang mudah. Butuh begitu banyak langkah dan proses yang harus dilewati, mulai dari cari jodoh, lamaran, sampai tegangnya ijab kabul.
Belum lagi soal urusan mahar yang bisa bikin pusing kepala. Apalag, jika kebetulan si wanita berasal dari daerah-daerah tertentu yang adat maharnya mahal. Seperti salah satunya adalah Bugis. Ya, di Bugis ada sebuah adat unik soal mahar yang sifatnya wajib, namanya adalah panai.
Panai ini umumnya berbentuk duit yang jumlahnya benar-benar bikin nangis para pria. Konon, panai bisa sampai puluhan bahkan ratusan juta Rupiah. Uniknya, sedikit banyak panai yang akan diberikan tergantung dari banyak hal. Mulai dari pendidikan sampai jalur keturunan si calon mempelai wanita.
Bagi yang punya pasangan orang Bugis, harus benar-benar diperhatikan nih soal Panai. Pasalnya, ini jadi penentu kamu bakal sukses menikah dengan pasangan atau tidak. Nah, berikut ini beberapa fakta soal Panai yang wajib untuk diketahui.
Panai Hukumnya Wajib dan Selalu Duit
Panai bagi orang Bugis adalah hal yang sifatnya wajib untuk setiap pernikahan yang terjadi. Seolah seperti syarat sah nikah nih di mana harus ada dan nggak bisa nggak. Makanya, Panai ini benar-benar dipersiapkan karena kalau tak ada, seseorang nggak bakal bisa menikahi gadis Bugisnya.
Nggak seperti Aceh yang mahar adatnya berbentuk emas, Panai ini selalu diwujudkan dengan duit. Entah, mungkin biar mudah kali ya dan bisa dipakai untuk segala macam. Panai sendiri katanya berbeda dengan mahar. Jadi, mahar ada sendiri dan begitu pula dengan Panai. Wah, kalau begini siap-siap keluar makin banyak duit nih.
Panai yang Selalu Mahal
Sepertinya belum ada tuh cerita-cerita soal Panai yang nilainya kecil. Setidaknya pasti di atas lima juta. Apalagi kalau si wanita ternyata memiliki kualifikasi yang luar biasa. Entah pendidikan atau hal-hal lainnya. Panai-nya bakal makin melambung.
Di Indonesia ini sebenarnya bukan hanya Bugis yang mewajibkan mahar adat macam begini. Di beberapa daerah juga ada tuh yang sejenis. Misalnya Sinamot ala Medan, atau mahar emas di Aceh. Lalu, kalau ditanya mahar adat mana yang paling mahal di Indonesia? Ya, jawabnya tentu adalah Panai. Jadi, para pria, persiapkan dirimu kalau menikahi wanita Bugis.

Ini yang Bikin Panai Mahal
Ya, Panai nilainya nggak selalu tetap. Ada semacam term and condition-nya. Jadi, ada kalanya Panai bernilai mahal, tapi kadang juga mendingan. Penentunya sendiri ada banyak dan yang jadi patokannya selalu pihak mempelai wanita.
Ya, makin berkualitas si wanitanya, Panai bakal melambung. Kualitas ini biasanya dilihat dari banyak hal pula, mulai dari pendidikan, keturunan, pamor orangtua dan sebagainya. Nggak hanya itu, cantik kadang juga jadi penentu tingginya Panai. Makin kayak model si mempelainya, maka makin dalam si pria harus merogoh kantongnya. Kalau berbicara nominal, Panai ini bisa bernilai sampai ratusan juta rupiah. Kadang juga miliaran sih kalau si calon benar-benar wanita hebat.
Panai Dinego dan Bukan untuk si Wanita
Sama seperti Sinamot alias mahar adat ala Medan, menentukan jumlah Panai juga melalui proses nego dulu. Prosesnya sih biasanya kumpul satu keluarga besar begitu lalu kemudian berdiskusi berapa Panai yang harus dikeluarkan. Entah bagaimana detailnya, tapi sepertinya juga ada tuh tawar menawar harga. Lalu, setelah disepakati, baru Panai akan dibayarkan.
Meskipun kesannya seperti mahar nikah, Panai bukanlah untuk si wanita. Uang Panai ini kebanyakan dipakai untuk resepsi pernikahan serta belanja-belanja kebutuhan seputar ini, entah beli baju dan lain sebagainya. Kenapa Panai mahal, hal tersebut tak lain karena orang Bugis memang selalu menginginkan pesta yang luar biasa.
Panai Bukan untuk Membeli Pengantin
Kalau dilihat sekilas, Panai ini seolah mirip seperti uang tebusan di mana kalau bisa diberikan maka bakal nikah. Kesannya memang seperti itu sih, tapi Panai sendiri tentu tidak berfungsi demikian. Panai punya makna filosofi yang begitu dalam.
Panai adalah manifestasi dari kesungguhan pria untuk wanitanya. Jadi, ketika Panai berhasil terpenuhi, itu menyimbolkan jika si pria memang bersungguh-sungguh ingin menikahi si wanita. Nggak hanya sebagai simbol perjuangan saja, Panai juga semacam value dari wanita Bugis. Maksudnya, wanita Bugis itu luar biasa, makanya mereka harus dihargai dengan sangat tinggi.
Kalau nggak tahu filosofinya, Panai mungkin mengesankan seolah wanita Bugis itu matre, ya. Padahal tentu saja tidak. Panai mungkin sedikit banyak membebani si pria, tapi ini menyimbolkan hal yang sangat penting. Ya, rasa cinta, perjuangan, dan kasih, bisa dilihat dari kemampuan pria menganggupi Panai. Jadi, kalau kamu mau punya istri orang Bugis, ada baiknya menabung mulai sekarang.[]Sumber:Viva.co.id