LONDON — Ini kali kedua, Menpar Arief Yahya memborong reputasi kelas dunia. Kabar dahsyat datang dari Inggris. Laman Dive Magazine yang bermarkas di London baru saja merilis hasil voting online tentang destinasi bawah laut dan dive center terbaik dunia.
Membanggakan! Tahun lalu, pilihan pembaca Dive Magazine juga menempatkan Indonesia sebagai nomor satu dunia! Tahun ini juga kita rebut kembali, aku Menpar Arief yang tetap kalem dan cool itu.
Dia sekali lagi menyebut: Kemenangan itu direncanakan! Kemenangan itu tidak datang ujug-ujug! kata pria asli Banyuwangi yang doktor strategic management ini. Arief Yahya memang tidak pernah mempertontonkan cara kerja secara fisik ke khalayak. Tidak show secara vulgar, sekalipun tahun 2016 sudah diakui dunia dengan 46 penghargaan dari 22 negara.
Juara dunia di underwater ini, memperkuat reputasi Arief Yahya di global level. Produk yang hebat, jika dipromosikan dengan baik, melalui saluran dan cara yang tepat, akan mendapatkan hasil sempurna! Atraksi nature and culture kita rata-rata hebat dan world class. Terbukti kan? Jika disentuh dengan baik, kita langganan juara dunia, papar Arief Yahya.
Dari voting yang digelar pada 1-31 Oktober itu, Indonesia kembali menjadi jawaranya. Indonesia selama dua tahun berturut-turut menjadi jawara versi Dive Magazine berdasar pilihan ribuan netizens dari berbagai penjuru jagat.
Polling online itu sebenarnya sudah dimulai pada Mei lalu hingga menghasilkan 13.845 suara dengan ratusan opsi destinasi. Selanjutnya, jumlah nominasinya dipersempit berdasar ranking voters sehingga mengecil menjadi 25 opsi untuk setiap kategori.
Polling dilanjutkan selama sebulan pada Oktober lalu dengan jumlah opsi yang lebih kecil. Ada tiga jenis kategori yang disodorkan ke voters untuk dipilih secara online. Yakni destinasi terbaik (best detination), dive center atau resor selam terbaik, serta liveaboards (kapal pesiar atau yacht untuk tinggal bagi wisatawan) terbaik.
Dari polling itu, Indonesia merajai 10 besar destinasi terbaik mengalahkan rival kelas berat seperti Fiilipina, Azires, Meksiko, Maldives, Mesir, Bahama, Thailand, Fiji dan Papua Nugini. Indonesia mengantongi 1.067 suara atau 11,45 persen dari total 9.399 suara.
Sedangkan Filipina yang berada di peringkat kedua hanya meraih 749 suara atau 7,97 persen. Pesona negeri kepulauan di sisi barat Samudra Pasifik itu belum bisa menandingi keindahan Indonesia yang memiliki beragam habitat dan spesies serta titik-titik menyelam kelas wahid.
Sedangkan di peringkat ketiga adalah Azores, sebuah kepulauan di Samudra Atlantik. Namun, wilayah otonomi Portugal itu hanya meraih 576 suara (6,13 persen).
Indonesia memenangi destinasi top dunia selama dua tahun berturut-turut, tulis Dive Magazine.
Itu baru untuk kategori destinasi terbaik. Sebab, ada kategori lain yang juga menjadi milik Indonesia, yakni dive center atau resor selam terbaik.
Juara dunia dari Indonesia itu adalah Siladen Resort and Spa di Manado. Resor di kawasan Taman Nasional Bunaken itu meraih 820 suara atau 26,31 persen dari total 3.117 suara.