TERKINI
TAK BERKATEGORI

Nur Djuli: Partai Politik Sengaja Persulit Calon Independen

BANDA ACEH – Berkembangnya syarat dan prasyarat untuk calon independen (perseorangan) ikut pemilihan kepala daerah (pilkada) di Aceh, dinilai sengaja dipersulit oleh partai-partai besar di…

LIPUTAN6 Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 898×

BANDA ACEH – Berkembangnya syarat dan prasyarat untuk calon independen (perseorangan) ikut pemilihan kepala daerah (pilkada) di Aceh, dinilai sengaja dipersulit oleh partai-partai besar di Aceh.

Hal itu dikatakan politisi dan aktivis senior bidang perdamaian, Nur Djuli kepada portalsatu.com, Kamis, 15 September 2016.

“Jelas sekali partai-partai nasional dan juga PA (Partai Aceh), mencoba mempersulit calon independen dengan berbagai rintangan (qanun) agar tidak bisa ikut pilkada,” ujarnya. 

Nur Djuli mengatakan, Irwandi akhirnya gagal dihalang adalah karena kekuatan massanya yang luar biasa besar dan kuat hingga dalam waktu beberapa hari bisa mengatasi semua rintangan untuk naik sebagai calon gubernur. 

“Baru di saat-saat terakhir akhirnya koalisi dengan parnas (Demokrat) dideklarasikan, yang kemudian diikuti oleh dukungan parnas-parnas lain. Yang terang, Irwandi sudah jadi calon dari partai,” katanya.

Nur Djuli meyakini bahwa semua bakal calon gubernur/wakil gubernur yang maju melalui jalur independen tidak akan lulus verifikasi faktual.

“Jadi, akhirnya pertarungan hanya antarcalon gubernur dari partai,” katanya. 

Sementara di tingkat kabupaten/kota, kata Nur Djuli, akan ada beberapa calon independen yang akan lewat verifikasi faktual dan kemungkinan besar akan menang, seperti Tu Sop di Bireuen.

“Kelemahan calon independen adalah dalam hal pengawalan pada waktu dan setelah pemilihan di TPS (Tempat Pemungutan Suara),” kata Nur Djuli yang akrab disapa Om Nur.[](tyb)

LIPUTAN6
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar