SIGLI - Pemerintah Aceh untuk pertama kali memilih guru terbaik per-mata pelajaran. Tahun ini yang berhak mendapat juara I Guru Geografi SMA berasal dari Kabupaten…
SIGLI – Pemerintah Aceh untuk pertama kali memilih guru terbaik per-mata pelajaran. Tahun ini yang berhak mendapat juara I Guru Geografi SMA berasal dari Kabupaten Pidie.
Ia adalah Musliadi, S.Pd. Pria kelahiran Desa Lhok Me, 18 Januari 1979, Kota Bakti, Pidie, itu mendapat juara dan uang tunai dari Pemerintah Aceh. Sehari-hari Musliadi mengajar di SMAN 1 Mutiara, Pidie.
Saya pikir saya hanya seorang yang beruntung saja. Memang sangat berat untuk jadi guru berprestasi. Ini merupakan berkah dari Allah kepada saya. Saya yakin guru-guru yang lain juga akan seberutung saya, kata Musliadi, dikutip dari siaran pers diterima portalsatu.com, 14 Desember 2016.
Berawal dari SD Negeri Lameue dan SMPN 1 Kota Bakti, ia hijrah ke SMAN 4 Banda Aceh. Setelah lulus di STKIP Al-Washliyah Banda Aceh, Musliadi mendapat beasiswa untuk satu tahun (2008-2009) belajar di Pendidikan Profesional Development di South east Asian Master of Education Management di Penang, Malaysia.
Saran saya kepada kawan-kawan guru, kita harus selalu meng-update dan meng-upgrade ilmu kita masing-masing tanpa menunggu pihak lain untuk meng-update kita. Kita harus termotivasi untuk meng-update ilmu dan fokus kepada pengembangan diri, ujar Musliadi.
Lomba guru terbaik se-Provinsi Aceh dilaksanakan Dinas Pendidikan Aceh setiap tahun. Tahun-tahun lalu, guru dipilih secara umum. Tahun ini pertama kalinya diadakan seleksi guru per-mata pelajaran. Ini akan dijadikan pilot project di Indonesia. Regulasi lomba ini sangat ketat, setiap item tes diuji komputer.
Kepada guru dan siswa kami khususnya di SMAN 1 Mutiara dan anak-anak kami di seluruh penjuru Kabupaten Pidie selalu tekun menjadi diri sebagai guru pembelajar dan siswa juga harus menjadi siswa pembelajar. Insya Allah, semua akan mendapatkan hasil yang baik, ujar Musliadi.[](rel)