BANDA ACEH Para peneliti dari Pusat Studi Kependudukan dan Sumber Daya Manusia Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) memaparkan fenomena terkini yang terjadi di Aceh terkait pernikahan dan perceraian. Data ini dinilai penting untuk menentukan kebijakan terkait kependudukan di masa depan.
Melansir detik.com, Selasa, 26 Juli 2016, salah satu peneliti, Fakhruddin menjelaskan tentang kultur pernikahan di Aceh. Jika ingin melamar anak gadis di wilayah Pidie, misalnya, harus menyediakan emas seberat 20-30 mayam atau 70-100 gram emas.
Jika rata-rata harga 1 gram emas di Aceh mencapai Rp 1,1 juta, mahar yang diberikan ketika ingin menikahi gadis Aceh minimal Rp 100 juta.