TERKINI
TAK BERKATEGORI

Melamar Gadis Pidie Harus Sediakan Emas 20-30 Mayam?

BANDA ACEH – Para peneliti dari Pusat Studi Kependudukan dan Sumber Daya Manusia Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) memaparkan fenomena terkini yang terjadi di Aceh terkait…

DREAM Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 1 menit
SUDAH DIBACA 2.4K×

BANDA ACEH – Para peneliti dari Pusat Studi Kependudukan dan Sumber Daya Manusia Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) memaparkan fenomena terkini yang terjadi di Aceh terkait pernikahan dan perceraian. Data ini dinilai penting untuk menentukan kebijakan terkait kependudukan di masa depan.

Melansir detik.com, Selasa, 26 Juli 2016, salah satu peneliti, Fakhruddin menjelaskan tentang kultur pernikahan di Aceh. Jika ingin melamar anak gadis di wilayah Pidie, misalnya, harus menyediakan emas seberat 20-30 mayam atau 70-100 gram emas.

Jika rata-rata harga 1 gram emas di Aceh mencapai Rp 1,1 juta, mahar yang diberikan ketika ingin menikahi gadis Aceh minimal Rp 100 juta.

“Apalagi kalau nanti dapet istrinya punya gelar Cut atau Syarifah. Lebih besar lagi biayanya,” paparnya dalam Pertemuan Nasional Diseminasi dan Sosialisasi Hasil Kajian Dialog Kebijakan Kependudukan, di Grand Aston Hotel Yogyakarta, Senin, 25 Juli 2016.

Ini belum termasuk prosesi budaya yang cukup panjang di Aceh terkait pernikahan. “Tujuannya ya agar pernikahan itu menjadi sesuatu tidak mudah untuk dimulai tetapi juga tidak mudah diakhiri,” imbuhnya.[] (*) Sumber: detik.com

DREAM
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar