TERKINI
EKBIS

Media Sosial Pengaruhi Perilaku Konsumen

JAKARTA - Perilaku seorang konsumen ternyata bisa dipengaruhi oleh media sosial, menurut hasil survei yang dilakukan oleh Brand and Marketing Institute (BMI). Hasil survei mengungkapkan…

BOY NASHRUDDIN Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 357×

JAKARTA – Perilaku seorang konsumen ternyata bisa dipengaruhi oleh media sosial, menurut hasil survei yang dilakukan oleh Brand and Marketing Institute (BMI). Hasil survei mengungkapkan bahwa 80% konsumen di Indonesia sangat terpengaruh media sosial dalam menentukan produk apa yang akan mereka beli.

“Dari seluruh aplikasi media sosial, Facebook menduduki peringkat teratas dalam memepengaruhi konsumen untuk membeli produk yaitu mencapai 44%, disusul Instagram 29%, dan WhatsApp 8%,” kata Advisor BMI Inu Mahfud dalam paparannya di Jakarta, Jumat (3/3).

“Ketiganya adalah kelompok usaha Facebook atau yang dinaungi oleh Facebook, sehingga sebenarnya perilaku konsumen kita sekarang dikuasai oleh aplikasi media sosial ini.”

Temuan ini menunjukkan bahwa media sosial telah tumbuh menjadi influencer baru karena bisa menjadi wadah untuk melakukan promosi, dan termasuk salah satu cara dalam strategi marketing.

Melalui iklan di media sosial, ada tiga hal yang wajib diperhatikan oleh produsen produk sebagai indikator daya tarik beli masyarakat, yaitu brand logo (63%), visual (60%), dan tagline (40%), ujar Inu.

Masyarakat Indonesia saat ini memang sangat getol menggunakan media sosial. Hal ini ditunjukkan dengan jumlah pengguna aktif Facebook di tanah air yang kini telah mencapai 107 juta orang.

“Saat penetrasi internet naik signifikan dan media sosial marak, maka peluang promosi produk dan jasa untuk masuk sangat besar. Konsumen kita yang meayoritas pengguna media sosial pasti akan sangat terpengaruh,” ujarnya

Meski demikian, untuk mendapatkan perhatian di media sosial tidaklah mudah. Berdasarkan data riset, 60% masyarakat Indonesia cenderung tidak mau berbagi informasi produk di media sosial, kata Digital Director Manifesto Consultant, Matthew Rompas.

“Agar khalayak mau berbagi informasi, maka kemasan konten yang memorable (gampang diingat) menjadi krusial, karena hal ini yang akan menggerakkan mereka melakukan pembelian,” ujar Matthew.

Survei yang dikerjakan oleh BMI ini dilakukan terhadap 1.000 responden di delapan wilayah Indonesia yang paling aktif menggunakan media sosial, antara lain Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Medan, Malang, Makassar, dan Palembang, dengan komposisi 64% perempuan, dan 36% laki-laki.[]Sumber:beritasatu.com

BOY NASHRUDDIN
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar