IDI - PT Medco E&P Malaka mendorong peningkatan jumlah rekanan dari perusahaan lokal dalam menunjang kegiatan operasinya. Ini untuk membantu pengembangan ekonomi masyarakat di Aceh.…
IDI – PT Medco E&P Malaka mendorong peningkatan jumlah rekanan dari perusahaan lokal dalam menunjang kegiatan operasinya. Ini untuk membantu pengembangan ekonomi masyarakat di Aceh.
Dikutip dari katadata, 9 September 2017, peningkatan jumlah rekanan dari perusahaan lokal ini dilakukan dengan menyelenggarakan kegiatan Vendor Day yang merupakan kegiatan tahunan dan diselenggarakan di Idi, Aceh Timur, 5-6 September. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai sistem manajemen keselamatan kesehatan kerja dan lindungan lingkungan (SMK3LL), prosedur pendaftaran rekanan, pemutakhiran data rekanan terdaftar dan proses pengadaan barang dan jasa secara transparan.
Saat ini, lebih dari 118 perusahaan di Aceh terdaftar sebagai rekanan. Tahun lalu hanya berjumlah 50 perusahaan. Sementara itu, masih terdapat 60 perusahaan lagi yang dalam proses pendaftaran.
Proses pendaftaran rekanan didukung pula oleh sistem online yang memberikan kemudahan bagi para rekanan untuk dapat melakukan pendaftaran.Jika ada rekanan lokal yang mengikuti lelang, maka rekanan tersebut dapat menghadiri Prebid Meeting dan Bid Opening Meeting melalui teleconference, sehingga tidak perlu hadir ke kantor Jakarta. kata Senior Manager of Supply Chain Management PT Medco E&P Indonesia Robby Setiadiredja.
Acara ini juga dihadiri General Manager PT Medco E&P Malaka Herman Husen, Asisten Administrasi Umum Pemerintah Aceh Timur Safrizal, dan sebanyak 86 perusahaan.
Herman Husein berharap perusahaan-perusahaan lokal di Aceh terus berkembang dan memenuhi standar industri migas sehingga dapat bersaing baik di tingkat lokal maupun nasional. Semakin banyak perusahaan lokal yang menjadi rekanan akan dapat memberikan multiplier effect yang luas, tidak hanya penyediaan lapangan kerja namun juga meningkatkan aktivitas perekonomian lain yang terimbas secara positif, ujarnya.[]