TERKINI
EKBIS

Medco Buka Lowongan Kerja di Aceh, Panitia Diminta Profesional

IDI RAYEK - PT Medco E&P Malaka Kabupaten Aceh Timur membuka program pengembangan teknisi dan operator untuk putra-putri Aceh pada 2016. Nantinya peserta program akan…

IRMANSYAH D GUCI Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 12.4K×

IDI RAYEK – PT Medco E&P Malaka Kabupaten Aceh Timur membuka program pengembangan teknisi dan operator untuk putra-putri Aceh pada 2016. Nantinya peserta program akan dipekerjakan di fasilitas produksi Migas perusahaan tersebut yang berlokasi di Aceh Timur.

Rekruitmen peserta program ini dilaksanakan oleh Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk (Dinsosnakermobduk) Kabupaten Aceh Timur sejak 14 Juli 2016. “Ya, pendaftaran telah kita buka. Tapi kita hanya selaku panitia penerimaan administrasi,” ujar Kabid Pengawasan Ketenagakerjaan Dinas Sosial Aceh Timur, Nirwan, Kamis, 14 Juli 2016.

Dia mengaku tidak mengetahui jumlah peserta yang bakal diterima untuk program tersebut. “Nanti akan kita rekapitulasi jumlah pendaftarnya,” ujarnya.

Sementara itu, kata dia, pelamar bisa langsung mengantarkan berkas ke Gedung Dinsos Aceh Timur hingga batas akhir 26 Juli 2016.

“Kita berharap kepada seluruh masyarakat Aceh agar bisa menggunakan kesempatan ini. Jika ada informasi yang kurang, bisa saja datang ke kantor Dinas Sosial Aceh Timur atau bisa membuka alamat web acehtimurkab.go.id/berita-1017-lowongan-kerja–program-pengembangan-teknisi-dan-operator.html,” ujarnya.

Menurut Nirwan, seleksi penerimaan peserta program ini sangat selektif. Apalagi ini merupakan pekerjaan perdana untuk Dinsosnakermobduk Aceh Timur.

“Kami lebih sangat hati- hati dalam bekerja, ini pekerjaan yang sudah lama tidak kami kerjakan setelah perekrutan karyawan PT Gas Arun dulu sebelum konflik Aceh,” katanya.

Dia mengatakan tidak tertutup kemungkinan akan banyak perusahaan yang bekerjasama dengan dinas tersebut untuk merekrut tenaga kerja.

“Kemungkinan besar untuk ke depan akan ada perusahaaan lain yang akan menerima karyawan. Insya Allah ke depan masih ada peluang penerimaan tenaga kerja baru. Ini  juga berdasarkan dari hubungan komunikasi baik kita dengan sejumlah perusahan yang kita bangun selama ini,” ujar Nirwan.

Sementara itu, Putri, warga Peureulak, kepada portalsatu.com mengaku senang dengan dibukanya lapangan kerja di Aceh. Namun dia meminta kepada panitia penyelengara agar bekerja secara professional.

“Tentu ini merupakan sebuah peluang besar bagi kita putra putri Aceh, tetapi kita berharap panitia  kali ini benar-benar bekerja dengan jujur, tanpa adanya prinsip nepotisme,” ujar Putri yang mengaku masih berstatus mahasiswi Jurusan Hukum itu.[](bna)

IRMANSYAH D GUCI
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar