BANDA ACEH – Mahasiswa Universitas Syiah Kuala kembali menciptakan inovasi baru dalam bidang teknologi. Penemuan inovasi ini diberi nama RoPo atau Robot Pointer.
Robot Pointer ini berfungsi sebagai penunjuk jalan bagi Tim SAR (Search and Rescue) dalam pencarian korban bencana. Pembuatan RoPo ini dilakukan di Laboratorium Elektronika dan Instrumentasi, Fakultas Teknik.
RoPo merupakan hasil penelitian dari Tim PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) dari Fakultas Teknik, Jurusan Teknik Elektro di bawah bimbingan dosen Mohd. Syaryadhi S.T., M.Sc., yang diketuai oleh Bima Sakti dan beranggotakan empat orang, yaitu Syadza Sausan, Achmi Yuliani, Intan Permatasari, dan Hendrik Leo.
Ketua Tim PKM Bima Sakti mengatakan, RoPo ini dibuat dengan latar belakang permasalahan bencana yang sering melanda Indonesia. Pasca terjadi bencana, evakuasi korban yang masih hidup harus segera dilakukan untuk mengurangi dampak buruk yang ditimbulkan. Dalam hal ini Tim SAR berperan sebagai orang yang melakukan evakuasi terhadap korban bencana.
“Namun, dalam proses evakuasi Tim SAR tidak melakukan peninjauan langsung mengenai lokasi bencana sehingga sering membahayakan keselamatan Tim SAR sendiri. Saat bencana terjadi, RoPo akan langsung diturunkan pada lokasi bencana sehingga Tim SAR dapat menerima informasi mengenai rute teraman dan detail letak posisi korban yang dikirimkan oleh RoPo,” ujarnya, Selasa, 7 Juni 2017, melalui keterangan tertulis.