TERKINI
NASIONAL

Luas Sawah di Pidie Menciut 5000 Hektare, Ini Kata Dinas Pertanian

SiGLI - Areal persawahan produktif di Kabupaten Pidie terjadi penciutan akibat alih fungsi. Hampir 5000 hektare sawah di Pidie berubah fungsi.  Berdasarkan data ter-update selama…

MURTI ALI LINGGA Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 789×

SiGLI – Areal persawahan produktif di Kabupaten Pidie terjadi penciutan akibat alih fungsi. Hampir 5000 hektare sawah di Pidie berubah fungsi. 

Berdasarkan data ter-update selama ini tentang luas lahan sawah, selalu berpedoman pada data puluhan tahun silam yaitu 29.759 hektare. Padahal luas lahan terus tergerus akibat konversi. 

Kini luas lahan persawahan di Pidie berdasarkan hasil pengukuran kembali Kementerian Agraria dan Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) pada tahun 2019 silam, total luas lahan sawah di Pidie 24.787 hektare. Dari data lama dengan data baru terjadi selisih 4.972 hektare hilang atau berubah fungsi. 

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pidie, Ir. Sofyan Ahmad, kepada portalsatu.com, Rabu, 10 Juni 2020 membenarkan adanya penciutan lahan sawah seluas 4.972 hektare selama ini. 

“Sebelumnya luas lahan sawah Kabupaten Pidie 29.759 hektare. Setelah dilakukan pengukuran ulang oleh ATR/BPN tahun 2019, luas lahan berjumlah 24.787,72 hektare.  Jadi berkurang sekitar 4.972 hektare, ” terang Sofyan. 

Berkurangnya luas lahan sawah Pidie, menurut Sofyan, disebabkan adanya alih fungsi menjadi kebun, bangunan pemerintah dan bangunan masyarakat yang terus terjadi tiap tahun.

“Daerah paling dominan terjadi penciutan lahan sawah berdasarkan dari hasil verifikasi ATR/BPN, meliputi, Kecamatan Pidie, Grong – grong, Peukan Baro, Indrajaya, Mutiara, Mutiara Timur, Geulumpang Tiga dan Kecamatan Sakti,” papar Kadis pertanian. 

Memang ada program cetak sawah baru dari pemerintah sebagai antisipasi penciutan, lanjut Sofyan, tetapi belum mampu menutup semuanya. Mengacu pada kriteria calon lahan yang ditetapkan pemerintah 

Ketika diminta data jumlah cetak sewah baru yang dilakukan pemerintah di Kabupaten Pidie, Sofyan mengaku secara detail tidak hafal. Dia mengarahkan kepada Sekretaris Dinas Pertanian soal data tersebut.  

Meski sudah dihubungi melalui telepon seluler dan WA, Sekretaris Dinas Pertanian, Hasballah untuk meminta data luas lahan cetak sawah baru, 9 Juni 2020, hingga kini belum ada balasan.[]

MURTI ALI LINGGA
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar