BANDA ACEH – Grup musik Apache13 secara resmi meluncurkan album kedua mereka ke pasar musik Aceh. Launching album bertajuk “Utang Jeulame” ini digelar di Dell's Koffie, Banda Aceh, Sabtu, 30 September 2017.
“Jika biasanya sebuah band mengeluarkan album, itu membutuhkan waktu dua sampai lima tahun. Namun, Apache13 dalam satu tahun dapat mengeluarkan dua album. Ini dikarenakan semangat dan permintaan masyarakat,” kata Akmal, Manajer Apache13 saat konferensi pers.
Sementara produser Apache13, Roby Novrian, mengatakan mereka menggarap musik lebih serius di album kedua ini. Sementara untuk video klip dipadukan dengan warna baru, yang berbeda setiap videonya.
“Contohnya video klip “Laila” yang kami garap komedi, dengan balutan wardrobe yang khusus, dan kami membuat peradaban sendiri di video clip itu. Di “Kemboja Puteh” kami memberanikan diri untuk mengusung konsep dan warna hitam putih yang unik,” ujar Roby.
Selain itu, di klip “Hutang” pihak Apache13 mengolaborasikan dengan banyaknya cerita. Seperti halnya sebuah film. “Video klipnya ada filmnya, gitu. Dan colorgrading berbeda untuk tiga masa periode tahun dalam filmnya,” katanya lagi.
Nazar Shah Alam, personel Apache13 mengatakan ada lima dari 10 lagu yang menjadi andalan grup band mereka di album kedua ini. Di antaranya ada Utang, Tutorial Lake Meukawen, Hana Kupateh, Laila, dan Mabok Kupi.