BANDA ACEH – Melalui lirik lagu yang jenaka Band lokal asal Aceh, Apache 13 menyajikan beragam keresahan yang dialami pemuda dalam sebuah karya musik. Lirik yang tergolong satir namun jenaka tersebut diilhami dari keresahan dan kegelisahan yang dialami kaum muda. Bahkan tak sedikit lirik tersebut diilhami pengalaman pribadi para personel.
Pendiri sekaligus vokalis Apache 13 Nazar Shah Alam saat ditemui portalsatu.com 12 Juni 2016 di Darusalam, Banda Aceh mengatakan bahwa lirik lagu yang mereka bawakan sengaja dibuat jenaka agar lebih mudah diserap semua kalangan khususnya kaum muda.
“Kita angkat sesuatu yang serius dengan cara kita sendiri yaitu dengan aroma jenaka. Jadi lebih enak didengar,” ucap Nazar.
Salah satu lirik yang ia ciptakan berdasarkan pengalaman pribadi adalah lagu 'Leumoh Aneuk Muda'. Dalam clip dan lirik tersebut Nazar ingin menceritakan bagaimana 'galau-nya' seorang mahasiswa tingkat akhir yang dihantui drop out karena tak selesai kuliah.
“Kalau cerita dalam lagu Leumoh Aneuk Muda itu memang kisah pribadi saya. Jadi, saya termasuk lama menyelesaikan sarjana dan itu jadi inspirasi dalam lagu itu,” ucap Nazar sembari tertawa.
Pria yang sekarang merintis usaha desain kreatif ini mengaku bahwa Band Apache 13 lahir pada tahun 2013 silam. Bersama rekan-rekannya ia mulai menjadikan hobi bermusik tersebut masuk ranah industri. Band lokal itu pun sudah beberapa kali tampil di layar kaca dan acara live lainnya.
Nama Apache sendiri diambil dari suku Indian di Amerika yang terkenal susah tunduk dan memiliki jalan sendiri untuk hidup. Sifat keras tersebut pun mengilhami personel Apache untuk menamakan grup musik tersebut dengan nama yang demikian.
“Kamoe nyoe batat, lage suku Apache di Amerika. Sampoe ngon uroe nyoe Apache han tom tunduk ke Amerika. Meunan cit kamoe yang batat nyoe,” ucapnya.
Meski baru berumur 3 tahun sejak berdiri 2013 silam, lagu karya Apache 13 sudah tak asing di telinga masyarakat. Bahkan beberapa hits mereka seperti Leumoh Aneul Muda dan Mona telah diunduh dan ditonton banyak orang baik di situs jejaring sosial maupun situs youtube. Namun, itu masih berupa rekaman di stasiun televisi dan bukan clip asli dari mereka.
Nazar juga menceritakan bahwa pihaknya sedang menggarap clip dan satu album untuk Apache13. Album tersebut direncanakan akan beredar setelah Idul Fitri nanti. “Akan kita cetak sekitar 5.000 keping,” kata dia.