BANDA ACEH – CEO (Chief Executive Officer) Jroh Creativ, Zulhadi Usman, menanggapi kontoversi (pertentangan pendapat) tentang logo juara hasil lomba design logo Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, yang tersiarkan secama umum di media-media.
“Saya masih penasaran dengan presentasi dari logo tersebut. Menurut pengetahuan saya, logo yang dijadikan pemenang nomor pertama itu tidak menggambarkan ke-Acehan secara visual yang tampak. Dan logo yang disebut juara ketiga jauh dari standart logo secara keilmuan. Sementara logo yang dijadikan juara kedua juga tidak ada unsur Aceh-nya,” katanya, kepada portalsatu.com, Senin 17 Oktober 2016.
Zulhadi mengatakan, ketidaksesuaian dan kelemahan hasil memang risiko jika sebuah logo disayembarakan.
“Sebuah logo corporate mestinya dibuat melalui tahapan penelitian yang cukup. Sejatinya nanti akan menjadi brand yang diterima dan dibanggakan,” kata Zulhadi.
