TERKINI
NASIONAL

Ketua DPRK Aceh Utara: Kita akan Cek Realisasi Anggaran Covid-19 di Lapangan

LHOKSEUMAWE – Ketua DPRK Aceh Utara, Arafat Ali, mengatakan pihaknya akan mengecek realisasi anggaran pencegahan dan penanganan Covid-19 di lapangan. Arafat menyampaikan itu menjawab para…

BOY NASHRUDDIN Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 727×

LHOKSEUMAWE – Ketua DPRK Aceh Utara, Arafat Ali, mengatakan pihaknya akan mengecek realisasi anggaran pencegahan dan penanganan Covid-19 di lapangan.

Arafat menyampaikan itu menjawab para wartawan usai rapat dengar pendapat (RDP) DPRK dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di gedung dewan setempat, Kamis, 11 Juni 2020. Dalam RDP itu, Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) memaparkan anggaran hasil refocusing dan realokasi APBK Aceh Utara tahun 2020 untuk pencegahan dan penanganan Covid-19 senilai Rp31,6 miliar lebih. Anggaran tersebut dialokasikan di sejumlah satuan kerja perangkat kabupaten (SKPK), paling banyak Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM).

Lihat pula: RDP di DPRK: Anggaran Covid-19 Aceh Utara Rp31,6 M, RSUCM Paling Banyak

“DPRK sudah membentuk Tim Pengawasan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Aceh Utara. Dengan sudah disampaikannya data pada hari ini, selanjutnya kami akan turun ke lapangan untuk mengecek apakah sesuai atau tidak antara data yang disampaikan dengan realisasi di lapangan. Harapan masyarakat kepada DPRK, kita mengawal ketat persoalan anggaran untuk Covid-19 ini,” ujar Arafat.

Arafat melanjutkan, “Kita akan cek ke lapangan, misalnya (anggaran) yang digunakan untuk tempat karantina, juga ke puskesmas maupun kegiatan lainnya untuk pencegahan dan penanganan Covid-19, apakah sesuai atau tidak dengan data yang disampaikan kepada kita”.

Menurut Arafat, setelah tim DPRK melakukan pengecekan, jika tidak sesuai antara data disampaikan dengan realisasi di lapangan, pihaknya akan memanggil kembali TAPD dan Tim Covid-19 Aceh Utara untuk meminta pertanggungjawaban lebih riil.

“Kalau tidak kita cek ke lapangan kita tidak tahu, cuma (angka) di kertas saja. Insya Allah, kita cek ke lapangan langsung. Mungkin ada beberapa tempat yang akan kita cek bersama tim pengawas dari DPRK. Dewan dan masyarakat harus tahu, inilah yang dikerjakan oleh pemerintah (dengan anggaran Covid-19),” kata Arafat.

Ditanya butuh waktu berapa lama bagi tim DPRK turun ke lapangan, Arafat mengatakan, “Sekitar sebulan, mulai hari ini”.(*)

BOY NASHRUDDIN
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar