BANDA ACEH – Ketua AIRA (Asosiasi Industri Rekaman Aceh), Syekh Ghazali LKB, mengatakan, kehadiran grup musik Apache 13, The Praak Band, dan Joel Keudah di blantika musik Aceh hari ini, telah membawa kehidupan baru bagi penikmat hiburan (musik) kalangan muda di Aceh.
“Apache 13 hadir dengan warna tersendiri, semangat mereka yang ingin memberi warna baru patut kita apresiasikan, dan mendapat tempat yang baik di hati anak muda kampus, secara umum mereka berhasil menggaet penggemarnya yang banyak dari seantero Aceh, baik melalui live shownya ke berbagai daerah Aceh, maupun melalui penjualan albumnya yang laris manis dipasarkan,” kata Syekh Ghazali, di Banda Aceh, Sabtu, 1 April 2017.

The Praak Band, katanya, juga memiliki ciri yang khasnya serta sedikit unik, uniknya ada di vokalisnya yang penuh percaya diri dalam setiap penampilan di atas panggung, meskipun mereka belum keluar album, namun mereka telah juga memberi kontribusi hiburan yang menarik dengan gaya komedian yang kental, dan sanggup membuat penontonnya puas pada setiap ldalam barisan penyanyi Aceh berbakat.
