IDI RAYEK Politisi muda Partai Aceh, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.HI., mengatakan, pendidikan yang dimiliki seseorang akan menjadi benteng dirinya dalam mengarungi kehidupan. Pendidikan pula…
IDI RAYEK Politisi muda Partai Aceh, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.HI., mengatakan, pendidikan yang dimiliki seseorang akan menjadi benteng dirinya dalam mengarungi kehidupan. Pendidikan pula akan membuat seseorang tinggi derajatnya di tengah masyarakat.
Pendidikan memiliki nilai lebih dibandingkan harta benda lainnya, ujar Iskandar yang merupakan alumnus Bustanul Ulum Langsa pada acara peringatan milad ke-2 Ikatan Guru Indonesia (IGI) Aceh Timur di SMKN 1 Darul Aman, Sabtu, 26 Maret 2016.
Kedatangan anggota DPR Aceh ini disambut pengurus IGI bersama dewan guru sekolah tersebut. Iskandar yang saat ini menjabat Ketua Badan Legislasi DPRA mengaku dirinya berasal dari keluarga besar pendidik, lantaran almarhum orang tuanya, Usman Amin, salah satu tokoh pendidik di Kecamatan Ranto Peureulak.
Beliau merupakan pensiunan Kepala MIN Desa Seuneubok Baro sampai dengan akhir hayatnya. Karena itu setiap even yang dilaksanakan guru, saya merasa terpanggil seperti kembali ke rumah besar. Keluarga saya didominasi guru juga. Guru itu pahlawan bagi kita semua, kata putra Aceh Timur ini.
Dia menyatakan, perlombaan bidang pendidikan diadakan IGI Aceh Timur baik untuk para siswa maupun guru sangat bagus. Dewasa ini, kata Iskandar, sedikit sekali para peserta didik yang memahami bagaimana teknik belajar mengajar yang baik. Baik itu di bidang IT atau berlajar berbasis kompetensi lainnya. Maka, tugas IGI ke depan harus memperkenalkan teknologi yang sedang aktual kepada guru di Aceh Timur, ujar Iskandar.
Untuk organisasi profesi IGI, Iskandar menyarankan supaya terus membangun komunikasi dan bermitra dengan lembaga profesi guru lainnya seperti PGRI dan juga Dinas Pendidikan. Susun program yang bagus. Saya lihat kompetensi guru- guru yang tergabung dalam IGI ini sangat bagus. Tinggal saja didorong oleh pemerintah agar berkembang dengan baik. Insyaallah, kita akan dengan senang hati memfasilitasinya agar dunia pendidikan kita lebih maju di masa yang akan datang, pungkas mantan aktivis mahasiswa ini.
Usai memberikan kata sambutan, politisi kelahiran Peureulak ini juga menutup secara resmi perlombaan bidang pendidikan antarsiswa dan guru <!–EndFragment–>memeriahkan milad ke-2 IGI Aceh Timur.[] (rel)