SUKA MAKMUE – Kapolres Nagan Raya, AKBP Mirwazi, mengatakan pihaknya tetap melanjutkan penyelidikan kasus pembakaran barak PT Wiratako di Gampong Neubok Ye PP yang menyebabkan pasangan suami istri (pasutri) penjaga barak meninggal dunia.
Kepada portalsatu.com, Mirwazi mengaku saat ini pihaknya menunggu hasil tes DNA dari Labfor Mabes Polri Jakarta. Selain itu, kata dia, terus menggali informasi yang berkaitan dan dapat membantu pemecahan kasus tersebut.
“Sekarang kita lagi menunggu hasil dari tes DNA dari darah para saksi yang sudah kita periksa dengan topi dan alat-alat yang kita temukan di lokasi. Kita tunggu hasil tes dari Labfor Jakarta,” jelas Mirwazi, Sabtu, 3 September 2016
Mirwazi menyebut kasus ini berbeda dengan pembakaran barak PT. Fajar Baizuri. Menurut Mirwazi, kasus Fajar Baizuri dilihat dari trafo listrik yang terbakar di lokasi, karena saksi melihat api pertama di trafo listrik.