ANKARA – Ahli IT Turki telah mengatasi serangan hacker jahat dari Amerika kepada laman website kantor berita nasional Turki, Anadolu Agency (aa.com.tr).
Menurut Direktur IT Anadolu Agency, situs web tersebut terkena serangan penjahat siber pada Kamis malam 21 Juli 2016, bertujuan untuk memblokir sistem dari menyebarkan beberapa berita sesuai faktanya, tapi media barat memberitakan sebaliknya.
Keadaan darurat diberlakukan di Turki sejak kudeta gagal 15 Juli 2016 yang menewaskan setidaknya 246 orang, termasuk anggota pasukan keamanan dan warga sipil, dan melukai lebih dari 2.100 orang lain.