BANDA ACEH – Raden Andik Jayaprawira, akrab dipanggil Kang Andik SEKOLAH KEHUTANAN MENENGAH ATAS, alumni angkatan 1964, seorang kakek berusia 73 tahun yang melintasi pulau keliling Indonesia dengan bersepeda, mengunjungi Museum Tsunami Aceh, Selasa 27 Desember 2016.
Sejauh ini Kang Andik telah mengelilingi 26 provinsi di Indonesia dengan menggunakan sepedanya selama 2 tahun 6 bulan dan Banda Aceh merupakan kota ke 320 yang ia kunjunginya serta telah menapaki 4 titik ikat terluar Indonesia di Merauke, Miangas, Rote, dan Sabang.
Kang Andik mengunjungi manajemen Museum Tsunami dan menyampaikan maksud dan tujuannya bersepeda selama lebih dari dua tahun terakhir ini adalah untuk bersilaturahmi dengan 6 SKMA yang ada di Indonesia (Pekanbaru, Bogor, Kadipaten, Samarinda, Ujung Pandang dan Manokwari) dan mengajak kita semua terutama Rimbawan Indonesia untuk sama sama melestarikan hutan dan lingkungannya.
Almuniza Kamal, selaku Koordinator Museum Tsunami Aceh, mengucapkan selamat datang di Aceh terutama di museum tsunami, dan menyampaikan beberapa hal terkait destinasi yang ada di Aceh, dan fungsi dari Museum Tsunami Aceh.
“Jika selesai berkeliling Indonesia, saya ingin mendirikan museum perjalanan pribadi dan menulis buku selama berkeliling di Indonesia yang akan dibuat di daerah Bandung, Jawa Barat,” kata Kang Andik.[]