TERKINI
EKBIS

Jelang Idul Fitri, Permintaan Keranjang Parsel di Jalur Wisata Lhoknga Meningkat

BANDA ACEH - Beberapa pekan jelang Hari Raya Idul Fitri pengrajin rotan di kawasan Keude Bieng, Lhoknga, Aceh Besar menerima peningkatan pesanan. Rotan-rotan yang diolah…

BOY NASHRUDDIN Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 1 menit
SUDAH DIBACA 740×

BANDA ACEH – Beberapa pekan jelang Hari Raya Idul Fitri pengrajin rotan di kawasan Keude Bieng, Lhoknga, Aceh Besar menerima peningkatan pesanan. Rotan-rotan yang diolah berbagai bentuk seperti tutup saji, keranjang pakaian, keranjang parsel, tampah, bisa dilepas dengan harga yang terjangkau.

Marliani, 32, salah seorang pengrajin rotan kepada Portalsatu.com menyebutkan, selama beberapa pekan jelang lebaran biasa kerajinan rotan yang diolah berbentuk keranjang parsel sangat banyak peminat. Namun, kata dia, kiriman rotan akhir-akhir ini berkurang lantaran bulan Ramadhan.

Selama ini bahan baku rotan itu diperoleh pengrajin dari daerah sekitar Leupung, Lhoong, dan juga Seulimum. Rotan yang diambil dari hutan tersebut dijual dengan harga Rp 11 ribu per kilo gramnya.

Dia menjelaskan dalam sehari sebanyak 3 parsel dan tutup saji ukuran besar bisa dibuatnya. Harganya kerajinan inipun bervariasi tergantung bentuk dan ukurannya. Keranjang parsel beukuran kecil Rp.15.000 dan ukuran besar Rp.30.000, sedangkan tutup saji berukuran besar bisa dilepas dengan harga Rp 250.000.

Marliani menambahkan mata pencaharian kebanyakan warga di sekitar adalah hasil rotan tersebut.

“Di hari biasa pendapatannya tidak menentu tergantung adanya pembeli, namun jelang Idul Fitri pesanan berdatangan dan ada juga yang dibeli secara langsung, sehingga keranjang parsel dan tutup saji terjual habis,” katanya.[]

Laporan Ramadhan

BOY NASHRUDDIN
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar