LHOKSEUMAWE – Irwandi Yusuf membeberkan keakrabannya dengan Muzakir Manaf sebagai sesama mantan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di hadapan massa pendukungnya, di lapangan Syamtalira Bayu, Aceh Utara, Senin, 6 Februari 2017. Dia bahkan menyebutkan memiliki tali persaudaraan dengan mantan Panglima GAM tersebut.
Saya dan Mualem bersaudara dari ibu. Kami dari AMM wakil GAM saat awal-awal proses damai Aceh. Saat itu, kami berkantor di Lamdingin, Banda Aceh, kami bersatu. Tapi setelah masuk orang asing itu, arah politik kami jadi berbeda, kata Irwandi disambut teriakan massa.
Meskipun memiliki arah politik yang berbeda, Irwandi mengaku tetap menganggap Muzakir Manaf sebagai saudara. Dia menilai kondisi Aceh saat ini di ambang kehancuran karena banyak dana publik yang dinikmati secara pribadi.
Dia mencontohkan program dana untuk anak yatim piatu, yang dibuat saat menjabat gubernur. Menurut Irwandi, program tersebut saat ini tidak jelas lagi.
Program dana untuk anak yatim sebesar Rp800 ribu itu kebijakan saya saat gubernur. Namun, sekarang sudah amburadul, tidak merata. Saya janji, bila dipercaya kembali menjabat gubernur, dana untuk anak yatim akan saya tingkatkan menjadi Rp2 juta per jiwa, kata Irwandi.