TERKINI
NEWS

Irwan Djohan Kecewa

BANDA ACEH – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Teuku Irwan Djohan, mengungkapkan rasa kekecewaannya kepada masyarakat yang membuang sampah sembarangan serta tidak peduli…

SIRAJUL MUNIR Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 1K×

BANDA ACEH – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Teuku Irwan Djohan, mengungkapkan rasa kekecewaannya kepada masyarakat yang membuang sampah sembarangan serta tidak peduli terhadap kebersihan. Kekecewaan tersebut khususnya ditujukan kepada pihak yang mengotori lingkungan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh. 

Hal itu diungkapkan politisi Nasdem ini melalui postingan foto dan caption di akun resmi instagramnya, Kamis, 29 Juni 2017.

“(Kecewa) terkait masalah sampah di Masjid Raya, mungkin pada postingan terbaru saya di Instagram bisa dikutip,” kata Irwan Djohan, ketika dikonfirmasi oleh portalsatu.com.

Dalam akun instagramnya, Irwan menuliskan tentang PR berat yang saat ini menjadi tugas bagi Pemerintah Aceh.

“Memang masih sangat banyak PR kita… Dan PR-nya itu tergolong sangat berat… Yaitu mengubah mental dan karakter sebagian besar masyarakat kita… Agar taat peraturan, agar peduli kepentingan umum, agar tidak mementingkan diri sendiri,” tulis Irwan Djohan.

Sehubungan dengan itu, caption Irwan Djohan dalam postingan foto tersebut juga berisi kekecewaannya kepada masyarakat yang lebih membanggakan, bahkan membandingkan negara ataupun daerah lain dengan Aceh. Akan tetapi, kesadaran dan upaya untuk berubah dari masyarakat masih kurang.

“Jangan mimpi negeri kita akan sehebat negeri orang, kalau diri kita sendiri masih buang sampah semaunya, masih tidak mau taat aturan, masih tidak peduli fasilitas umum, dan dalam segala hal masih mau seenaknya sendiri,” tulis Irwan Djohan lagi.

Irwan menduga di antara orang-orang yang membuang sampah, di halaman Masjid Raya Baiturrahman ini, banyak yang suka berteriak, “Mengapa negara kita tidak sehebat negara orang!”

Menurutnya, banyak orang yang suka mencela negeri sendiri, menganggap negeri sendiri terbelakang, memuja negeri orang, lalu menyalahkan pemerintah negeri ini tidak becus. Padahal, tulis dia, kelakuan seperti ini juga yang merusak daerah sendiri.

“Banyak orang yang sering bicara, kapan negeri kita bisa seperti negeri orang? Tapi, ya seperti inilah kelakuannya. Jangan mimpi negeri kita akan sehebat negeri orang, kalau diri kita sendiri masih buang sampah semaunya, masih tidak mau taat aturan, masih tidak peduli fasilitas umum, dan dalam segala hal masih mau seenaknya sendiri. Kejadian ini menunjukkan tingkat peradaban kita. Menyedihkan.”[] (*sar)

SIRAJUL MUNIR
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar