TERKINI
NEWS

Ini Visi dan Misi Empat Paslon Wali Kota-Wakil Wali Kota Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE – Empat pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Lhokseumawe menyampaikan visi dan misinya dalam debat kandidat calon Wali Kota dan Wakil Walikota Lhokseumawe…

MAULANA AMRI Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 1.1K×

LHOKSEUMAWE – Empat pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Lhokseumawe menyampaikan visi dan misinya dalam debat kandidat calon Wali Kota dan Wakil Walikota Lhokseumawe periode 2017-2022 yang berlangsung, Jumat 13 Januari 2017 malam, di Hotel Lido Graha. Masing-masing pasangan calon menyampaikan visi dan misinya.

Pasangan nomor urut pertama, Helmi Musa Kuta-Maisyuri, punya visi dan misi untuk menjadikan Kota Lhokseumawe sebagai kota yang islami, mewujudkan syariat Islam, menciptakan Kota Lhokseumawe sebagai kota yang berpendidikan, menghadirkan suasana kota yang manusiawi seperti mengaktualisasi nilai-nilai agama, moral budaya dan adat istiadat serta peningkatan kualitas kerja aparatur pemerintah.
 
Zulkifli- Amni, paslon nomor urut dua, punya visi dan misi untuk mewujudkan masyarakat Kota Lhokseumawe sebagai kota yang Islami dan sejahtera, meningkatkan sektor ekonomi, menciptakan lapangan kerja yang baru, meningkatkan kualitas pelajar dan pendidikan, dan menyediakan ambulans gratis bagi warga yang kurang mampu. Fokus utamanya yaitu pengembangan ekonomi masyarakat pada sektor perikanan, kelautan, industri dan jasa.
 
Pasangan nomor urut tiga, Rachmatsyah-T Noufal, punya visi dan misi untuk menjadikan Lhokseumawe sebagai kota madani, berkecukupan dan islami dengan cara memudahkan akses bagi masyarakat, meningkatkan sarana dan prasarana pendiikan, meningkatkan sentra ekonomi masyarakat, mendorong partisi pasi dalam menegakkan syariat Islam secara kaffah.

Pasangan nomor urut empat, Suaidi Yahya- Yusuf Muhammad, punya visi dan misi untuk mewujudkan kota Lhokseumawe Bersyarat seperti sehat, cerdas, dan sejahtera berdasarkan UU-PA dan MoU Helsinki. Fokus utamanya yakni peningkatan perekonomian yang berdaya saing dan berbasis potensi daerah dengan titik berat pada industry, perdagangan, jasa, pariwisata dan perikanan.[]

MAULANA AMRI
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar