TERKINI
BLOG

Ini Obat ‘Galau’ Menurut Ajaran Islam

Dalam menempuh perjalanan hidup ini, terkadang seseorang mengalami kegoncangan batin atau istilah anak zaman sekarang "galau". Hati gelisah, tidak tenang, makan tidak enak, tidur tak…

BOY NASHRUDDIN Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 3 menit
SUDAH DIBACA 7.4K×

Dalam menempuh perjalanan hidup ini, terkadang seseorang mengalami kegoncangan batin atau istilah anak zaman sekarang “galau”. Hati gelisah, tidak tenang, makan tidak enak, tidur tak nyenyak, tanpa sebab yang jelas. Atau dengan penyebab kecil saja menjadikan kegoncangan hati yang sangat besar.

Apa penyebabnya sehingga terjadi seperti itu dan apa ada solusinya dalam Islam?

Sebab dari segala sebab yang paling dominan adalah karena hati kosong dari Nur Ilahi yang disebut dengan iman. Hati lebih mencintai harta, memikirkan dunia, sehingga lupa menginfakkan sebagian harta rezeki dari Allah itu. Cinta dunia yang menyebabkan lupa kepada yang menciptakan dunia.

Selain hal di atas kita tentunya juga mengetahui beberapa penyebab galau yang kita alami itu.

Maka Allah menawarkan obatnya kepada kita yaitu sebagai berikut:

1. Mendirikan shalat secara kontinu

Firman Allah dalam surah Al-Ma’arij ayat 22-23, (yang artinya), “Kecuali orang-orang yang mendirikan shalat, yang mereka tetap (kontinu) melaksanakan shalatnya” (QS. Al-Ma'arij).

Shalat merupakan sarana penghubung antara manusia dengan Allah SWT., baik di waktu suka maupun duka. Segala problema hidup dapat dikonsultasikan kepada Allah SWT., pada waktu shalat. Jangan dikira dalam shalat seseorang dilarang memohon untuk kepentingan duniawi.

Coba simak bacaan dalam shalat itu ketika duduk antara dua sujud semua isinya permohonan masalah dunia. Dengan demikian kalau manusia membutuhkan rezeki tidak perlu pergi ke tempat yang dianggap keramat, sakti dan lain sebagainya. Laksanakan shalat dengan baik dan khusu', setelah itu berusahalah untuk duniamu.

Shalat adalah bagian dari zikir kita kepada Sang Khalik. Galau yang kita rasakan, persoalan hidup yang sulit, mengadulah kepada Sang Pemberi kehidupan.

2. Menginfakkan sebagian harta

Firman Allah, “Dan orang-orang yang dalam hartanya tersedia bagian orang-orang tertentu. Bagi orang (miskin) yang meminta dan orang-orang yang tidak mempunyai apa-apa (yang tidak mau meminta-minta)” (QS. Al-Ma'arij 24-25)

Dengan saling berbagi kita akan merasakan ketenangan hidup, dan berbahagia melihat orang-orang miskin bahagia. Jika tidak demikian, galau akan menghinggapi diri kita karena orang pelit mengakibatkan penyakit batin mudah datang, terutama penyakit resah dan gelisah hati tak tenang alias galau.

3. Membaca Alquran

“Dan Kami telah turunkan dari Alquran sesuatu yang menjadi obat (penawar) dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Alquran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian.” (QS. al-Isrâ’/17: 82)

Ayat d iatas menjelaskan bagi kita bahwa Alquran sebagai salah satu obat penyakit hati (galau), maka senantiasalah membaca Alquran agar hidup semakin tentram. Jangan meninggalkan bacaan Alquran, karena ayat pertama turun saja memerintahkan agar kita senantiasa membaca Alquran.

Jangan membaca Alquran saat waktu luang. Akan tetapi luangkanlah waktumu untuk membaca Alquran semoga dengan demikian, galaumu akan segera hilang dan hidup akan menjadi tenteram.[] Sumber: marimembaca

BOY NASHRUDDIN
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar