MEDAN – Gampong Muara Sipinsur Tapanuli Utara memiliki keunikan bagi klub motor yang satu ini.

Di ganpong tersebut terdapat berbagai macam objek wisata yang belum banyak terjamah oleh wisatawan.

Humas Yesterday Afternoon Boy Indonesia (YAB), Boy Fatahillah Lubis, mengatakan, bulan lalu, pihaknya melakukan touring ke gamping tersebut untuk mengangkat objek wisatanya dan mudah-mudahan bisa mengangkat taraf hidup masyarakat setempat.

Menurut Boy, di daerah tersebut terdapat aliran sungai yang cukup deras dari sebuah gunung.

Ia menjelaskan, aliran sungai itu berada di bawah Danau Toba dan mengalir ke sebuah sungai yang ada di kawasan Balige.

Boy mengaku baru mengetahui bahwa di bawah Danau Toba ada aliran sungai yang berarus cukup deras.

“Daerah ini belum terjamah, sehingga lingkungannya asri dan belum tercemar. Banyak peninggalan bersejarah pada lokasi tersebut. Dimulai dari tongkat Raja Sisingamangaraja sampai peninggalan si Raja-Raja Batak,” katanya.

Menurut Boy, asal mulanya peniggalan tersebut dari Pusu Buhit dan menyebar ke seluruh pesisir Danau Toba.

Boy menuturkan, ada dua jalur untuk menuju ke lokasi tersebut yaitu via Sidikalang dan via Balige.

Waktu yang ditempuh untuk mencapai daerah tersebut menurut Boy, selama 8 jam perjalanan.

Menurutnya selama di perjalanan, komunitas yang terbentuk 1 Januari 2015 ini mengalami kendala-kendala kecil. Kendala tersebut seperti ban motor rusak, knalpot patah sampai baut kecil yang lepas.

Dengan tersenyum ia menyampaikan, bahwa hal tersebut menambah nikmatnya perjalanan.[]Sumber:medan.tribunnews.com