BLANGKEJEREN – Gubernur Aceh Irwandi Yusuf mengatakan, Saman yang berasal dari Gayo Lues telah menjadi milik dunia.
“Tarian ini sudah diakui oleh UNESCO pada 2011 lalu, waktu itu saya masih gubernur. Hari ini kita mengulangi lagi, dan belum pernah ditarikan di mana pun, maka dengan resmi saya nyatakan dimulai,” ujar Irwandi saat memberi sambutan di pembukaan Saman massal di di Lapangan Seribu Bukit, Gayo Lues, Minggu, 13 Agustus 2017.
Irwandi juga sempat berkelakar dengan mengatakan jumlah penari sebanyak 12.662 mirip dengan plat mobilnya dan nomor pemilihan saat pilkada lalu.
Sementara itu Dirjen Kemendikbud Herman Pari, mewakili Mendikbud Muhajir Efendi mengatakan, jumlah peserta Saman yang mencapai 12.662 menjadi bukti jika Saman hidup di Gayo Lues.