SIGLI Sebanyak 42 rumah warga di Pidie rusak berat dan 201 lainnya rusak ringan akibat gempa. Hal itu berdasarkan pendataan sementara tim verifikasi Pemerintah…
SIGLI Sebanyak 42 rumah warga di Pidie rusak berat dan 201 lainnya rusak ringan akibat gempa. Hal itu berdasarkan pendataan sementara tim verifikasi Pemerintah Pidie.
Tim sudah melakukan pendataan tahap pertama kerusakan bangunan pemukiman penduduk di seluruh kecamatan, kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie Apriadi selaku ketua pelaksana pendataan korban gempa kepada portalsatu.com, Selasa, 20 Desember 2016.
Apriadi menyebut 42 rumah rusak berat dan 201 rumah lainnya rusak ringan, tersebar di sejumlah kecamatan dalam Kabupaten Pidie. Namun, kata dia, jumlah itu masih data sementara karena tim masih bekerja melakukan pendataan di lapangan.
Adapun rumah mengalami kerusakan berat teradapat di 11 kecamatan, yaitu Kembang Tanjong 15 unit, Mutiara Timur 8 unit, Tiro/Truseb 5 unit, Simpang Tiga 3 unit, Geulumpang Tiga 3 unit, Sakti 3 unit, Geulumpang Baro 1 unit, Padang Tiji 1 unit, Tangse 1 unit, Muara Tiga 1 unit dan Kota Sigli 1 unit.
Sedang rumah katagori rusak ringan paling banyak juga terdapat di Kecamatan Kembang Tanjong.
Terkait penanganan masa tangap darurat, Apriadi mengatakan, pihaknya melalui posko induk sudah melakukan tugas penyaluran bantuan logistik kebutuhan korban ke seluruh lokasi imbas gempa. Untuk kebutuhan pengungsi saat ini tidak ada masalah lagi. Kita sudah distribusi barang yang diterima langsung korban, jelas Kepala BPBD Pidie.[]