TERKINI
TAK BERKATEGORI

Ilham Tohti yang Dipenjara Cina Dapat Anugerah Martin Ennals Award

JENEWA - Ekonom Uighur, Ilham Tohti, yang dihukum penjara seumur hidup oleh otoritas Cina karena dugaan "separatisme", dipilih untuk menerima Martin Ennals Award 2016 karena…

LIPUTAN6 Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 1 menit
SUDAH DIBACA 590×

JENEWA – Ekonom Uighur, Ilham Tohti, yang dihukum penjara seumur hidup oleh otoritas Cina karena dugaan “separatisme”, dipilih untuk menerima Martin Ennals Award 2016 karena membela hak asasi manusia, Selasa 11 Oktober 2016, disiarkan Anadolu Agency.

Ilham Tohti, 46, adalah seorang mantan dosen ekonomi terkemuka di sebuah universitas Beijing. Ia ditangkap pada Januari 2014 atas tuduhan mempromosikan pemisahan Xinjang – provinsi paling barat China – dari Cina.

Xinjiang adalah wilayah hunian bagi sejumlah kelompok etnis termasuk Uighur, kaum minoritas yang berbahasa Turki, membentuk 45 persen dari populasi di sana.

Sebuah upacara diselenggarakan di Jenewa untuk Martin Ennals Award yang diberikan setiap tahun oleh delapan lembaga hak asasi manusia, termasuk Amnesty International dan Human Rights Watch.

Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia Zeid Ra'ad al-Hussein menyerahkan penghargaan kepada putra Tohti Ilham Cevher.

Setelah upacara, Ilham Cevher mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa ia tidak melihat ayahnya selama sekira dua setengah tahun ini.

“Saya merasa terhormat karena saya menerima penghargaan ini atas nama ayah saya. Saya berharap penghargaan membantu kebebasan ayahku,” katanya dan mengucapkan terima kasih kepada orang-orang Turki atas dukungan mereka.[]

LIPUTAN6
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar