TERKINI
EKBIS

Hari Ini, Dewan dan Wali Kota Lhokseumawe Bahas Pinjam Uang Bank

LHOKSEUMAWE - Setelah batal digelar rapat pekan lalu, DPRK Lhokseumawe bersama wali kota dan sekda akan membahas rencana meminjam uang bank untuk melunasi utang kepada pihak…

HENDRIK MEUKEK Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 558×

LHOKSEUMAWE – Setelah batal digelar rapat pekan lalu, DPRK Lhokseumawe bersama wali kota dan sekda akan membahas rencana meminjam uang bank untuk melunasi utang kepada pihak ketiga, di gedung dewan setempat, hari ini, sekitar pukul 14.00 WIB.

“Rencana siang nanti kita rapat. Kita minta Pemko untuk membuka ke seluruh dewan terutama badan anggaran terkait persoalan defisit dan utang pihak ketiga yang harus dibayar tahun ini,” ujar Wakil Ketua DPRK Lhokseumawe T. Sofianus alias Pon Cek kepada portalsatu.com, Senin, 24 Juli 2017, pagi.

Pon Cek menjelaskan, dalam rapat nantinya akan dibahas sejumlah hal penting, terutama mekanisme pengembalian utang kepada bank jika rencana meminjam dana tersebut terealisasi. “Walau pihak Pemko sudah pernah menjelaskan, sudah punya strategi jitu untuk mengembalikan, tapi itu harus diketahui dewan untuk mendapat persetujuan kita sesuai aturan yang berlaku,” katanya.

Wakil Ketua DPRK Lhokseumawe dari Partai Demokrat ini menyebutkan, apabila wali kota dan sekda berhasil meyakinkan dewan, tidak menutup kemungkinan usai rapat itu, DPRK akan memutuskan untuk menyetujui rencana meminjam duit bank tersebut.

“Mekanisme yang harus dilakukan selanjutnya adalah pimpinan dewan bersama wali kota akan presentasi di Kementerian Dalam Negeri,” ujar Pon Cek.

Diberitakan sebelumnya, DPRK Lhokseumawe batal menggelar rapat bersama wali kota dan sekda untuk membahas rencana meminjam uang bank guna membayar utang kepada pihak ketiga, Kamis, 20 Juli 2017. “Hana jadeh (tidak jadi dilangsungkan), ditunda,” ujar Wakil Ketua DPRK Lhokseumawe Suryadi, S.E., M.M., dihubungi portalsatu.com lewat telepon seluler. “Kebetulan pihak Pemko (Lhokseumawe) ada acara lain,” katanya.

Suryadi menjelaskan, dalam rapat bersama wali kota nantinya diundang semua anggota DPRK Lhokseumawe. Sebab, kata dia, hasil rapat itu akan menentukan keputusan dewan, apakah menyetujui atau tidak rencana Pemko Lhokseumawe meminjam duit bank.

Menurut Suryadi, dalam rapat itu nantinya dewan akan mempertanyakan data dari eksekutif tentang jumlah utang tahun 2016 yang wajib dibayar kepada pihak ketiga. “Kita minta dulu data, berapa kekurangan (uang) untuk membayar utang kepada pihak ketiga. Nye (kalau) sesuai, kita sepakat (Pemko Lhokseumawe pinjam uang bank). Tujuannya agar dapat diselesaikan semua utang kepada pihak ketiga, sehingga ke depan hanya satu pihak (bank) yang dihadapi,” ujarnya.

Suryadi melanjutkan, dalam rapat tersebut dewan juga akan mempertanyakan kemampuan Pemko Lhokseumawe membayar utang kepada bank jika rencana meminjam dana terealisasi. “Kemampuan membayar dari sumber-sumber pat mantong (darimana saja), harus jelas,” ujarnya. (Baca: Dewan Batal Gelar Rapat Bahas Rencana Pemko Lhokseumawe Pinjam Uang Bank)[]

HENDRIK MEUKEK
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar