TERKINI
NEWS

Guru Terpencil Mewakili Aceh Temui Ketua Fraksi PA

BANDA ACEH - Murniati, S.Pd, seorang guru sekolah terpencil berdedikasi daerah khusus atau dengan kata lain kawasan terpencil asal Kabupaten Aceh Timur menemui Ketua Fraksi…

root Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 562×

BANDA ACEH – Murniati, S.Pd, seorang guru sekolah terpencil berdedikasi daerah khusus atau dengan kata lain kawasan terpencil asal Kabupaten Aceh Timur menemui Ketua Fraksi PA DPRA, Iskandar Usman Al-Farlaky, Senin, 17 Juli 2017 sore. Kedatangan Murniati untuk meminta restu sebelum berangkat ke Jakarta dalam rangka mewakili Provinsi Aceh mengikuti even lomba guru terpencil tingkat nasional.

Murniati mewakili Aceh bersama dengan dua peserta lainnya, masing-masing seorang guru tingkat SMA/sederajat, dan seorang pengawas, yang keduanya juga berasal dari Kabupaten Aceh Timur. Ketiganya mewakili Aceh setelah sukses bersaing pada seleksi tingkat provinsi bersama puluhan guru lainnya yang berasal dari seluruh kabupaten se-Aceh.

Ketua Fraksi PA DPRA yang juga politisi muda asal Aceh Timur ini terlihat menyambut gembira kedatangan guru terpencil tersebut. Keduanya juga terlibat pembicaraan serius mengenai perjalanan panjang ibu Murniati mengajar di SD Seuneubok Bayu, Kecamatan Indra Makmue, Aceh Timur, yang lokasinya berada di kawasan pedalaman.

Iskandar juga memberi motivasi serta gagasan soal materi pemaparan saat mengikuti lomba di Jakarta nantinya. “Saya bangga sekali dapat berdiskusi sore ini dengan ibu. Mantapkan persiapan agar bisa membawa pulang medali emas demi harumnya nama Aceh. Jangan lupa berdoa dan juga minta doa seluruh rakyat Aceh,” kata Iskandar seperti rilis yang dikirim ke portalsatu.com, Rabu, 19 Juli 2017.

Usai bertemu guru Murniati, Iskandar Al-Farlaky mengungkapkan, guru asal Aceh Timur tersebut keluar sebagai pemenang mewakili Aceh di tingkat nasional setelah lulus seleksi di Banda Aceh pada 22 Juni 2017.

“Kebetulan yang lulus tes semua dari Aceh Timur. Ada Bu Ita dari SMK Lokop, dan Pak Supiono, pengawas. Ketiganya juga dapat hadiah umrah pada Bulan Nopember 2017 nanti dari Dinas Pendidikan Aceh,” katanya.

Dikatakannya, saat di Jakarta sebelum mengikuti lomba, guru terpencil berdedikasi ini akan dijamu oleh Presiden Jokowi di Istana Merdeka, dan diikutsertakan pada perayaan HUT 17 Agustus. Iskandar juga menjelaskan, gambaran tentang sosok guru Murniati yang mengajar di SD Seuneubok Bayu, jumlah siswa 41 orang dan di RGM 42 orang masih dalam kecamatan Indra Makmue.

“Saya juga minta agar beliau menyampaikan fakta terkait kondisi pendidikan di kawasan pelosok pedalaman Aceh Timur di hadapan tim penilai nantinya. Jika perlu, sampaikan langsung ke Presiden. Jika ada kesempatan sesi tanya jawab, karena di seluruh pedalaman. Seperti di Aceh Timur masih sangat membutuhkan bantuan kawasan Blang Seunong (Lhoknibong), Lokop, Peunarun, Simpang Jernih, Keude Geurubak,” ujarnya.[]

root
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar