BANDA ACEH - Gubernur Aceh, Zaini Abdullah, akan memprioritaskan penanganan terhadap pasien anak. Hal tersebut disampaikannya usai menjenguk jenazah Jekki Basri, bocah asal Aceh Singkil,…
BANDA ACEH – Gubernur Aceh, Zaini Abdullah, akan memprioritaskan penanganan terhadap pasien anak. Hal tersebut disampaikannya usai menjenguk jenazah Jekki Basri, bocah asal Aceh Singkil, di ruang operasi Rumah Sakit Zainal Abidin (RSZA) Banda Aceh, Kamis, 28 Januari 2016.
“Semua akan kita prioritaskan. Apa saja penyakitnya. Termasuk pasien anak-anak. Pemerintah Aceh akan membantu,” kata Zaini.
Gubernur Zaini menilai orangtua Jekki kurang memahami sehingga berujung pada lambatnya penanganan penyakit tumor bocah tersebut. “Orangtua yang kurang mengerti dan paham bagaimana proses pengobatan, jadinya lambat,” ujarnya.
Zaini mengatakan, tumor yang diidap Jekki cukup ganas. Penyakit tersebut cepat menyebar ke tempat lain.
“Seperti tadi saya dengar dari keterangan dokter, (tumor) sudah menjalar ke paru-paru dan juga tertular ke matanya. Terjadi perubahan sangat cepat, karena tumornya ganas,” kata Gubernur.
Sebelumnya, kata Zaini lagi, dokter sudah berusaha menolong Jekki dengan memasang selang di leher untuk membantu pernafasan. Pasalnya Jekki sempat mengeluhkan susah bernafas.
Seperti diketahui, Jekki Basri, bocah asal Aceh Singkil yang menderita tumor meninggal dunia di RSUZA Banda Aceh, Kamis, 28 Januari 2016 sekitar pukul 17.20 WIB. Jenazah almarhum langsung diboyong ke kampung halaman, di Desa Trans Lae Cikala, menggunakan ambulans RSUZA petang tadi.[](bna)