BANDA ACEH - Gubernur Aceh, dr. Zaini Abdullah memerintahkan anggaran pengadaan lima unit videotron di Dinas Pendidikan Aceh untuk dialihkan kepada pemenuhan sarana komputer dalam…
BANDA ACEH – Gubernur Aceh, dr. Zaini Abdullah memerintahkan anggaran pengadaan lima unit videotron di Dinas Pendidikan Aceh untuk dialihkan kepada pemenuhan sarana komputer dalam rangka persiapan menuju Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMA/SMK dan MA pada 2017 mendatang.
Gubernur Zaini menjelaskan pasca pelaksanaan UNBK pada April 2016 lalu, dirinya mendapati banyak permasalahan serius yang terjadi di sejumlah daerah akibat terbatasnya perangkat komputer sekolah sehingga menyebabkan waktu pelaksanaan ujian tersebut terkendala.
Sehubungan dengan permasalahan itu, saya memerintahkan Dinas Pendidikan Aceh untuk mengalihkan anggaran dari program itu kepada pemenuhan sarana komputer di sekolah yang dianggap sudah sangat mendesak, kata Gubernur Zaini saat pertemuan dengan peserta Bakti Sosial Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) di Pendapa Gubernur, Banda Aceh, Kamis, 28 Juli 2016.
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Zaini sempat mempertanyakan manfaat dan mudarat dari pembangunan videotron yang mendapat kritikan dari berbagai kalangan karena dinilai kurang memberikan dampak langsung kepada peningkatan mutu pendidikan di Aceh.
Setiap program yang dijalankan di dinas-dinas harus mampu memberi dampak langsung kepada rakyat, harus dikaji manfaat dan mudaratnya. Jika program itu lebih banyak mudarat ketimbang manfaatnya, maka kita stop saja dan ganti dengan program yang lebih bermanfaat, kata Gubernur.
Gubernur mengatakan setiap program di SKPA harus berjalan dengan mulus sesuai dengan aspirasi masyarakat. Kita tidak mau ada sesuatu yang mengganjal dalam menjalankan sebuah program, kita mau terbuka dan mulus dalam menjalankan pemerintahan, sehingga semua orang dapat merasakan manfaatnya, katanya.
Menurut Gubernur, peningkatan kesejahteraan masyarakat adalah tujuan utama dalam pembangunan Aceh. Saya sangat ingin melihat rakyat untuk dapat merasakan langsung hasil dari pembangunan yang kita jalankan, ujar Gubernur.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Aceh Hasanuddin Darjo yang turut hadir dalam pertemuan itu, berjanji akan segera menindaklanjuti permintaan Gubernur. Dia juga berjanji mengkaji kembali program-program yang ada untuk peningkatan kualitas pendidikan di Aceh.[](bna)