TERKINI
NASIONAL

Gapensi Kota Subulussalam Minta Pemko Percepat Tender Proyek 2020

SUBULUSSALAM - Ketua Gapensi Kota Subulussalam, Aradhi Karim, meminta pemerintah setempat mempercepat proses tender proyek tahun 2020 sehingga bisa memacu serapan anggaran. Hal ini disampaikan Aradhi…

DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 1.1K×

SUBULUSSALAM – Ketua Gapensi Kota Subulussalam, Aradhi Karim, meminta pemerintah setempat mempercepat proses tender proyek tahun 2020 sehingga bisa memacu serapan anggaran.

Hal ini disampaikan Aradhi Karim kepada portalsatu.com, Senin, 8 Juni 2020, mengingat kondisi saat ini sudah memasuki Juni atau pertengahan tahun 2020 sehingga perlu mempercepat proses tender, supaya pekerjaan nanti bisa selesai tepat waktu.

Selian itu, ada beberapa pertimbangan Gapensi meminta tender dipercepat, misalnya waktu, cuaca, jarak, lokasi dan perubahan harga satuan barang bisa saja melonjak dampak Covid-19. Terkait faktor cuaca harus menjadi perhatian serius karena curah hujan di Subulussalam sangat tinggi.

“Ini supaya proyek 2020 terlaksana dengan baik selesai di akhir tahun. Sehingga tidak ada yang gagal, atau rendahnya serapan anggaran akibat pekerjaan tidak siap,” ucapnya.

“Salah satu penyebab terjadinya kegagalan pekerjaan proyek fisik biasanya karena lambatnya proyek ditenderkan,” sambung Aradhi Karim.

Semakin cepat proyek pembangunan ditenderkan makin mempercepat realisasi serapan anggaran baik yang bersumber dari APBK dan Otsus sehingga di pengujung tahun realisasi pekerjaan dapat digenjot.

Aradhi Karim menyebutkan jika proses tender dipercepat, akan membawa dampak positif bagi perekonomian masyarakat seperti toko bangunan, mobil truk kembali beroperasi mengangkut material, pedagang sayur juga merasakan nikmatnya karena para pekerja belanja kebutuhan sehari-hari.

Selain itu, dalam proses tender, Gepensi berharap pemerintah memerhatikan perusahaan lokal yang ada di Kota Subulussalam. Sekalipun pemenang orang lain, namun dana itu juga mengalir kepada warga Subulussalam karena ada fee untuk perusahaan.

“Begitu juga pajak penghasilan perusahaan akan disetor ke daerah sehingga akan menguntungkan daerah juga,” kata Aradhi Karim.

Aradhi Karim menambahkan untuk proyek yang bersumber dari APBN 2020 empat paket sedang proses tender. Ia menyarankan pemerintah mempercepat proses tender selesai pada Juli 2020.

“Karena menurut informasi untuk sumber dana APBN jika proses tender tidak selesai sampai Juli kemungkinan dana bisa ditarik ke pusat sehingga daerah akan dirugikan,” ungkap Aradhi Karim.[]

Helmi Abu Bakar El-Langkawi
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar