SUBULUSSALAM – Meski pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur belum ditetapkan oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh, namun perebutan kekuasaan di Subulussalam sebagai ketua tim pemenangan Abu Zaini Abdullah-Nasaruddin (Azan) sudah mulai terjadi.
Hasbi BM kepada portalsatu.com, Minggu, 21 Agustus 2016, mengatakan, ia keberatan atas adanya kelompok lain yang mengatasnamakan sebagai Ketua Tim Pemenangan Azan di wilayah Kota Subulussalam.
Hasbi mengaku selama ini sudah bekerja keras mengumpulkan fotokopi KTP sebagai syarat dukungan pasangan Azan. Namun belakangan muncul kelompok lain mengaku sebagai tim pemenang.
Hasbi mengaku sudah membahas persoalan tersebut dalam pertemuan tertutup bersama Nasaruddin selaku bakal calon wakil gubernur Aceh, pendamping Zaini Abdullah. Pertemuan itu dilakukan pagi menjelang siang atau sebelum Nasaruddin bertolak ke Singkil untuk.
Setelah menggelar pertemuan dengan masyarakat Singkil, Nasaruddin kembali ke Subulussalam menghadiri pertemuan Ketua Tim Pemenangan Azan, pimpinan Sugito. Dalam pertemuan itu Nasaruddin disambut hampir seratus warga meliputi tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh perempuan dan sejumlah unsur masyarakat lainnya. Di sana Nasaruddin di-peusijuk.
Menanggapi dualisme kepemimpinan tim pemenangan Azan di wilayah Subulussalam, Sekretaris Tim Pemenangan Sub-Provinsi Aceh bagian tengah, Kamal Bahagia kepada para wartawan menegaskan, pihaknya saat ini fokus tahapan sosialisasi dan menjalin hubungan silaturahmi dengan masyarakat mengunjungi sejumlah daerah.