BANDA ACEH - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh dan Forum Tokoh Perempuan Aceh (FTPA) akan menggelar Aceh Islamic Fashion Parade (AIFP), 16-17 Mei 2017.…
BANDA ACEH – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh dan Forum Tokoh Perempuan Aceh (FTPA) akan menggelar Aceh Islamic Fashion Parade (AIFP), 16-17 Mei 2017.
Ketua Panitia AIFP, Cut Putri Kausar mengatakan, kegiatan ini nantinya akan menampilkan berbagai busana yang berciri khas keacehan dari para desainer-desainer Aceh.
“Agenda utama acara ini adalah peluncuran baju khas budaya Aceh, ini bentuk perwujudan fashion Aceh dari dulu hingga sekarang,” kata Cut dalam konferensi pers di Hotel Permata Hati, Banda Aceh, Jumat, 12 Mei 2017, malam.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Reza Fahlevi berharap dengan digelarnya kegiatan ini hasil karya para desainer Aceh ke depan juga menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.
“Bertujuan untuk memperkenalkan karya-karya desainer Aceh yang kemudian menjadi daya tarik bagi wisatawan,” kata Reza.
“Industri fashion menjadi salah satu industri yang sangat besar. Apabila dikemas dengan baik akan menjadi event yang ditunggu-tunggu oleh para wisatawan,” kata dia lagi.
Wakil Ketua DPR Aceh Teuku Irwan Djohan yang hadir dalam konferensi pers itu mengatakan, pihaknya sangat mendukung kegiatan yang berkaitan dengan budaya berupa perkembangan fashion di Aceh.
Ini memang aspirasi rakyat yang disampaikan kepada DPR (Aceh), dan DPR menanggap ini sesuatu yang baik dan kita anggarkan di dalam APBA 2017. Dan Alhamdulillah dapat bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, sehingga kegiatan ini bisa terlaksana,” kata Irwan.
Raden Sugiarti, Ketua Forum Tokoh Perempuan Aceh berharap kegiatan ini dapat diterima berbagai kalangan khususnya kaum perempuan di Aceh. “Akan menjadikan fashion ini menjadi fashion wisata. Kemudian yang dapat mendongkrak perekonomian kaum perempuan,” kata Sugiarti.
“Dengan adanya fashion ini bisa mewujudkan gagasan anak-anak atau kaum perempuan muda ini, sehingga ke depan pakaian yang dirancangnya dapat menjadi suatu yang dibanggakan dan dipersembahkan kepada kaum perempuan Aceh, rakyat Aceh, Pemerintah Aceh, bahkan Negara Republik Indonesia,” harapnya.
Adapun agenda kegiatan AIFP mulai dari pemilihan duta, make up competitions, fashion design contest, dan peluncuran baju khas Aceh.[]