TERKINI
NEWS

Di Aceh Timur, Irwandi Minta SKPA Menganut Mazhab Hana Fee

IDI RAYEUK - Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, meminta kepada Bupati dan Wakil Bupati Aceh Timur yang baru saja dilantik untuk memberikan perhatian serius pada sektor…

root Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 817×

IDI RAYEUK – Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, meminta kepada Bupati dan Wakil Bupati Aceh Timur yang baru saja dilantik untuk memberikan perhatian serius pada sektor pertanian. Hal itu mengingat luasnya lahan sawah di daerah tersebut.

Pesan ini disampaikan Irwandi Yusuf saat melantik dan mengambil sumpah Hasballah bin M Thaib dan Syahrul bin Syamaun selaku Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Aceh Timur periode 2017-2022, di gedung DPRK Aceh Timur, Kamis, 13 Juli 2017. Hadir dalam kesempatan ini ulama Aceh, Abu Tumin, Wali Nanggroe Malik Mahmud Al Haytar, dan Ketua PA/KPA Muzakir Manaf atau dikenal Mualem.

Dalam kesempatan tersebut, Irwandi mengatakan, sesuai dengan laporan Bupati Aceh Timur Hasballah bin Thaib, ada 24 ribu hektar lahan di daerah itu yang bisa dikonversi menjadi lahan sawah baru, yang kemudian dibagikan kepada masyarakat setempat. Dengan lahan seluas itu, tentunya diharapkan dapat menampung 24 ribu kepala keluarga sebagai tenaga kerja baru. 

“Kita bisa membentuk kelompok tani modern di sini, lahan yang dikelola petani modern tersebut nantinya akan diberikan kepada masyarakat setelah 10 tahun masa garap di bawah pengawasan dan arahan pemerintah kabupaten dengan catatan tidak boleh dijual, sehingga dalam 10 tahun ke depan tidak boleh orang yang ber-KTP petani kelaparan dan tidak punya lahan,” ujar Irwandi.

Pada kesempatan itu, Gubernur Irwandi Yusuf juga mengajak pemerintah Aceh Timur untuk memanfaatkan sumber daya alam dan kekayaan alam untuk menyejahterakan rakyat. “Migas di Aceh Timur tidak ada habis-habisnya,” kata Irwandi. 

Sementara di lautan, kata Irwandi, nelayan Aceh Timur menyumbang ikan yang cukup banyak untuk Aceh. Begitupun dengan pertanian padi, jagung dan kedelai bahkan mendapat penghargaan dari Pemerintahan Pusat. Selain itu, Irwandi berpesan agar Pemerintah Aceh Timur mempermudah proses pengurusan dan menciptakan pemerintahan yang bebas pungutan liar.

“Lengkapi sarana dan prasana yang dibutuhkan untuk kemajuan Aceh Timur sehingga investor masuk dan bisa meningkatkan perekonomian rakyat,” katanya.

Gubernur Aceh Irwandi Yusuf juga menyerukan kepada seluruh jajaran pemerintah kabupaten/kota di Aceh untuk menganut mazhab 'hanafee' atau tidak ada fee dalam proses pelelangan-pelelangan proyek di daerahnya masing-masing.[]

root
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar