MEULABOH – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat, Samsi Barmi, secara tegas meminta agar aktivitas bongkar tiang pancang di Pelabuhan Jetty Meulaboh dihentikan. Pasalnya, pelabuhan tersebut mengalami kerusakan diduga setelah merapatnya kapal pembawa tiiang pancang untuk sebuah perusahaan.
Untuk mengantisipasi kerusakan semakin parah, pihak legislatif meminta eksekutif maupun pengelola pelabuhan menghentikan aktivitas di pelabuhan itu hingga adanya qanun yang mengatur tentang pembongkaran barang berat.
Samsi Barmi juga mendesak pihak terkait segera memperbaiki kerusakan Pelabuhan Jetty Meulaboh. Penegasan tersebut disampaikan Samsi Barmi dalam rapat dengan pihak pengelola pelabuhan dan instansi terkait yang dipanggil ke Gedung DPRK Aceh Barat, Selasa, 16 Juni 2020.