TERKINI
TAK BERKATEGORI

Derita Tihawa, Gubuk Ambruk Saat Sedang Memasak Daging Meugang

LHOKSUKON - Sebuah gubuk yang terbuat dari tepas milik Tihawa, 47 tahun, janda miskin di Gampong Glumpang Soem Lakoe, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara ambruk akibat batang…

NUSI P SEURUNGKENG Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 678×

LHOKSUKON – Sebuah gubuk yang terbuat dari tepas milik Tihawa, 47 tahun, janda miskin di Gampong Glumpang Soem Lakoe, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara ambruk akibat batang pinang yang digunakan sebagai tiang penyangga patah, Sabtu, 4 Juni 2016 pukul 13.00 WIB. Musibah itu terjadi saat pemilik rumah sedang memasak menu khas meugang.

Informasi yang dihimpun portalsatu.com, Minggu, 5 Juni 2016, menyebutkan, gubuk hasil swadaya masyarakat berukuran 4×6 meter itu sempat nyaris terbakar. Namun api langsung dipadamkan warga setempat.

Tihawa menyebutkan, kemarin (Sabtu) saat sedang memasak daging meugang di dapur, ia pergi keluar rumah sebentar untuk numpang menyimpan ikan di kulkas tetangga. Ia hanya tinggal berdua dengan anaknya yang masih duduk di bangku kelas V SD, Kamal Fajri, 11 tahun. Sementara suaminya, Aiyub, telah meninggal dunia tiga tahun lalu.

“Saya hanya pergi sebentar. Saat pulang rumah sudah ambruk. Kemarin saya sangat takut karena ada api di dapur. Saya takut rumahnya terbakar,” ujarnya.

Hal itu dibenarkan Geuchik Glumpang Soem Lakoe, Abdullah. Secara terpisah ia menambahkan, gubuk berdinding tepas dan beratap rumbia itu merupakan hasil swadaya masyarakat dua tahun lalu.

“Tihawa merupakan warga tidak mampu. Kemarin kami memberikan sedikit daging meugang untuknya. Gubuk itu ambruk saat ia sedang memasak daging tersebut untuk disantap bersama anaknya,” ujar Abdullah.

Sementara itu, Ketua Ikatan Pekerja Sosial Masayarakat (IPSM) Kecamatan Tanah Jambo Aye, Akmal Daud, menyebutkan, pihaknya telah turun ke lokasi untuk memberikan bantuan beras dan uang tunai bagi Tihawa.

“Kami sudah memberikan bantuan alakadar berupa beras dan uang tunai. Kami sangat prihatin dengan musibah ini, terlebih terjadi saat meugang. Kami sudah data kerusakan rumah Tihawa dan akan dilaporkan kepada Bupati dan Dinas Sosial Aceh Utara. Semoga saja ada perhatian dari pemerintah,” katanya. [](bna)

NUSI P SEURUNGKENG
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar