TERKINI
TRAVEL

Dema FEBI: Konversi Bank Aceh Jangan Jadi Bahan Kampanye

BANDA ACEH - Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (Dema FEBI) UIN Ar-Raniry angkat bicara soal nasib konversi Bank Aceh menjadi Bank Aceh Syariah…

BOY NASHRUDDIN Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 644×

BANDA ACEH – Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (Dema FEBI) UIN Ar-Raniry angkat bicara soal nasib konversi Bank Aceh menjadi Bank Aceh Syariah yang disinyalir terindikasi adanya kepentingan.

“Kita mengecam siapa saja yang menjadikan momen konversi Bank Aceh menjadi Bank Aceh Syariah sebagai bahan kampanye Pilkada,” kata Ketua Umum Dema FEBI, Musafir, melalui siaran persnya kepada portalsatu.com, Rabu, 8 Juni 2016.

Dia menilai ada tolak tarik kepentingan dan salah menyalahkan antara eksekutif dan legislatif Aceh dalam konversi bank plat merah tersebut.

“Dalam hal ini, satu pihak menyatakan proses konversi terhambat dikarenakan masih menunggu pencabutan Qanun Nomor 9 tahun 2014 tentang spin off  Bank Aceh yang tak kunjung direspon oleh pihak DPRA, yang satu lagi membela bahwa pihaknya padahal dari awal telah menawarkan konversi tersebut namun pihak eksekutif termasuk pihak direksi Bank Aceh menolaknya. Kemudian setelah banyak yang menyuarakan konversi baru diajukan balik. Namun pihak DPRA tidak percaya katanya jangan-jangan ini trik untuk memperlambat konversi Bank Aceh,” katanya.

Musafir mempertanyakan, apakah wujud keinginan menjadikan Bank Aceh sebagai bank islami untuk ekonomi Aceh yang islami?

Ia menilai momen apapun akan dipakai untuk kepentingan kampanye menjelang pilkada. Dan hal ini telah biasa dilakukan di Indonesia, termasuk di Aceh.

Namun dia meminta apapun kepentingan tersebut jangan sampai menggadaikan agama dan kesejahteraan rakyat untuk kepentingan tersebut.

“Jika model politik kapitalis masih sebagai landasan berpolitik di Aceh, riba di Bank Aceh pun tidak akan pernah bisa dihilangkan karena para perancang dan pelaksana kebijakan belum syariah,” katanya.

Musafir menyatakan, pihaknya mendesak pihak yang berwenang dan bertanggung jawab agar konversi Bank Aceh segera terwujud untuk terciptanya ekonomi Aceh yang islami.

“Jangan sampai harapan yang tak kunjung datang ini berimbas pada kepercayaan masyarakat terhadap Bank Aceh, ini keinginan seluruh rakyat Aceh dan umat Islam secara umum, jangan politisir percepat prosesnya,” katanya.[](tyb)

BOY NASHRUDDIN
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar