TERKINI
NASIONAL

Dayah di Aceh Besar Gelar Rapid Test Para Santri

BANDA ACEH - Sekitar 200 santri Dayah Mahyal Ulum Al-Aziziyah, Gampong Sibreh, Kecamatan Suka Makmur, Aceh Besar menjalani rapid test. Kegiatan rapid test untuk para…

Win Porang Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 410×

BANDA ACEH – Sekitar 200 santri Dayah Mahyal Ulum Al-Aziziyah, Gampong Sibreh, Kecamatan Suka Makmur, Aceh Besar menjalani rapid test. Kegiatan rapid test untuk para santri ini diinisiasi Dinas Pendidikan Dayah bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dipusatkan di lingkungan dayah, Kamis, 11 Juni 2020.

Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Usamah El-Madny mengatakan, pihaknya mulai melaksanakan kegiatan rapid test santri ini sesuai Instruksi Gubernur Aceh Nomor 10/INSTR/2020 tanggal 4 Juni tentang percepatan pelaksanaan pemeriksaan Covid-19 melalui rapid test.

“Ini bertujuan untuk mengetahui status mereka terpapar Covid-19 atau tidak, sekaligus memastikan mereka aman dan tenang dalam proses belajar mengajar di masa pandemi,” kata Usamah.

Usamah sangat mendukung dan mengapresiasi penerapan protokol kesehatan di lingkungan dayah. Pihaknya juga berharap dukungan dari para ulama dan pimpinan dayah menjadi garda terdepan untuk memutus mata rantai Covid-19.

“Kepada para abu-abu pimpinan dayah yang telah mulai kembali melaksanakan belajar mengajar. Ini sebagai sarana menyiapkan kader sebagai generasi pemimpin umat,” ujarnya.

Sementara itu, pimpinan Dayah Mahyal Ulum Al-Aziziyah, Tengku Faisal Ali mengatakan, selama ini dayah yang dipimpinnya sudah menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penularan virus corona di lingkungan santri.

“Bagi para santri yang baru balik dari kampung, maka kami mengisolasi mandiri mereka selama 15 hari, begitu juga dengan para dewan guru, juga demikian,” kata Tengku Faisal Ali, saat dikonfirmasi portalsatu.com.

Ulama yang akrab disapa Lem Faisal itu juga menyebut, keinginannya agar para santri selalu sehat dan tidak mengalami kendala kesehatan saat proses belajar mengajar di dayah. Sehingga, Lem Faisal mengingatkan santrinya agar tidak perlu panik dan takut terhadap rapid test.

“Santri tidak perlu was-was karena ini semata-mata demi kebaikan kita semua. Masalah kesehatan maka kita serahkan kepada pihak yang mengerti persoalan kesehatan,” pungkas Lem Faisal yang juga Wakil Ketua MPU Aceh.[](*)

Win Porang
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar