LHOKSEUMAWE Dua pemuda ditangkap saat berusaha kabur setelah menjambret tas seorang guru SD yang sedang melintas di Jalan Medan-Banda Aceh, depan kompleks Makam Pahlawan,…
LHOKSEUMAWE Dua pemuda ditangkap saat berusaha kabur setelah menjambret tas seorang guru SD yang sedang melintas di Jalan Medan-Banda Aceh, depan kompleks Makam Pahlawan, Gampong Blang Panyang, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe, Sabtu, 1 April 2017 sekitar pukul 11.30 WIB.
Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa Kolonel Inf Agus Firman dan sejumlah anggota TNI yang kebetulan sedang melintas di kawasan itu ikut membantu warga setempat menangkap dua penjambret tersebut.
Kedua pemuda yang ditangkap itu berinisial Sa, 21 tahun, warga Desa Mee, Kandang, dan Al, 21 tahun, asal Desa Blang, Kandang, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe. Kedua tersangka menjambret tas milik Maulina, guru SD asal Hagu Barat Laut, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe.
Penangkapan berawal saat mobil Danrem Lilawangsa bersama sejumlah anggota TNI menuju Bandara Malikussaleh di Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara. Saat melintasi jalan depan kompleks Makam Pahlawan, Blang Panyang, Danrem melihat seorang wanita berteriak minta tolong, karena tasnya dijambret.
Saya turun (dari mobil), dan saya langsung perintah anggota saya untuk mengejar pelaku. Saya coba ikut mengejar dari belakang, dan saya berhasil amankan sepeda motor pelaku yang dicampakkan pelaku saat sudah dikejar ramai-ramai oleh warga, ujar Kolonel Agus Firman dihubungi portalsatu.com melalui telpon seluler.
Agus Firman mengatakan, tak lama berselang, anggota TNI bersama warga akhirnya berhasil menangkap kedua tersangka yang berusaha kabur ke arah semak-semak di lokasi itu. Kedua pelaku akhirnya diserahkan ke pihak kepolisian, karena itu ranahnya polisi, bukan TNI. Saya imbau kepada warga berhati-hati saat mengedara sepeda motor, apalagi di daerah rawan seperti di depan makam pahlawan, sering terjadi aksi jambret, kata Danrem.
Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman melalui Kapolsek Muara Satu AKP Ahmad Yani mengatakan, saat itu korban sedang pulang ke rumahnya mengendarai sepeda motor. Tiba-tiba dari arah belakang diikuti oleh kedua pelaku. Tas merah milik korban berhasil dijambret dan keduanya langsung kabur. Warga yang mendengar teriakan korban langsung berusaha mengejar, dan akhirnya pelaku berhasil ditangkap tidak jauh dari lokasi kejadian, ujarnya.
Ahmad Yani menjelaskan, untuk menghindari amuk massa, beberapa petugas langsung mengamankan kedua tersangka ke Mapolsek Muara Satu, berikut barang bukti tas jinjing warna pink, dan sepeda motor Vairio Techno BL 4038 NAC milik tersangka.
Kapolsek turut mengimbau kepada warga yang melintasi jalan depan kompleks Makam Pahlawan, Blang Panyang, untuk berhati-hati, karena kawasan tersebut dikenal rawan tindak kriminal terutama penjambretan.[]