IDI RAYEK- Puluhan Kapal Motor (KM) berbagai ukuran tampak bersandar di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Idi, Kabupaten Aceh Timur. Sebagian nelayan mengaku sudah sepekan tidak melaut, karena ombak dan angin kencang semakin menjadi-jadi. Bahkan dalam dua pekan terakhir tiga kapal nelayan asal Aceh Timur, tenggelam dihantam ombak.
Wakil Panglima Laot Lhok Kuala Idi, Razali, mengatakan, sebagian kapal ikan memilih tidak melaut lantaran cuaca buruk melanda perairan Selat Malaka. Namun sebagian lainnya masih bertahan di laut menunggu cuaca teduh.
Bisa saja suasana laut teduh di setengah hari, jadi sebagian nelayan bertahan untuk mencukupi logistik, apalagi lebaran Idul Adha sudah dekat, kata Razali, Rabu, 7 September 2016.
Hal senada juga dikatakan Bahrumsyah, salah seorang nelayan di PPN IDI, dia mengaku, ketinggian ombak di laut lepas mencapai tiga hingga empat meter. Kondisi itu terjadi sejak dua pekan terakhir di bulan Agustus lalu.